MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, membatalkan rencana penjemputan jamaah haji Kabupaten Manokwari di Makassar karena bertepatan dengan pembukaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 20 Juni 2026.
Mugiyono menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil karena dirinya harus menghadiri kegiatan resmi pembukaan Pesparawi Nasional XIV yang menjadi agenda besar di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, penjemputan jamaah haji tetap dapat diwakilkan oleh pemerintah daerah, sementara dirinya sudah sempat mengantar calon jamaah haji ke Makassar pada musim keberangkatan tahun ini.
“Ibadah haji dilaksanakan setiap tahun. Tahun lalu saya mengantar dan menjemput jamaah haji di Makassar. Tahun ini saya sudah mengantar, namun penjemputan nanti saya jemput di kantor saja karena bersamaan dengan Pesparawi Nasional di Manokwari,” ungkapnya, Selasa (16/6).
Ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam proses penjemputan jamaah haji di Makassar.
“Mohon maaf saya tidak bisa menghadiri penjemputan,” katanya.
Selain itu, Mugiyono juga menyinggung adanya sejumlah kegiatan besar yang berlangsung hampir bersamaan, termasuk pembukaan Pesparawi Nasional XIV dan agenda internasional seperti Piala Dunia 2026.
Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan dan dukungan, khususnya dalam ajang olahraga dunia, tidak sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Dukungan boleh beda, tapi kita tetap bersaudara dan bersahabat,” tegasnya.
Mugiyono menjelaskan bahwa Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung mulai 20 hingga 28 Juni 2026 di Kabupaten Manokwari. Namun, sejumlah peserta dari berbagai provinsi telah tiba lebih awal, bahkan ada yang akan berada di Manokwari hingga awal Juli.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing emosi, termasuk akibat euforia atau kekecewaan dari berbagai peristiwa yang terjadi bersamaan, baik kegiatan keagamaan maupun olahraga.
“Jangan sampai hanya karena timnya kalah membuat hal yang tidak diinginkan dan mengganggu kelancaran penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya.
Mugiyono berharap seluruh agenda besar yang berlangsung bersamaan tersebut dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gesekan di masyarakat.
“Mari kita sama-sama doakan semoga tiga kegiatan yang bersamaan ini tidak berbenturan, khususnya untuk menyukseskan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,” pungkasnya. (SA01)








