Minta OPD Percepat Pelaksanaan APBD 2026, Mugiyono: Perhatikan Hasil dan Dampak

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan setelah penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2026.

Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyerahan DPA, Selasa (14/4/2026), sebagai upaya memastikan pelaksanaan anggaran berjalan optimal, mengingat waktu yang sudah memasuki pertengahan April.

“Setelah DPA diserahkan segera lakukan percepatan pelaksanaan. Ini penting karena sudah pertengahan April dan masih banyak kegiatan yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

Mugiyono menekankan agar pelaksanaan anggaran dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, terutama oleh pimpinan OPD sebagai penanggung jawab utama.

“Laksanakan anggaran dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Kepala OPD adalah pihak yang pertama bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan pengawasan internal di masing-masing OPD, sehingga tidak seluruh beban pengawasan bertumpu pada Inspektorat.

“Perkuat pengawasan internal. Jangan semua dibebankan ke Inspektorat. OPD juga harus punya sistem pengawasan sendiri,” katanya.

Selain itu, Mugiyono menegaskan agar OPD tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga memperhatikan hasil (output) dan dampak (outcome) dari setiap program yang dijalankan.

“Penyerapan memang penting, tapi jangan sampai hanya mengejar itu dan melupakan outcome dari program,” ujarnya.

Ia mencontohkan program prioritas yang telah ditekankan oleh Bupati Manokwari, seperti pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis, dan ketahanan pangan, yang harus memiliki hasil nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Mugiyono juga meminta agar koordinasi antarperangkat daerah terus ditingkatkan, mengingat banyak program yang saling berkaitan dan beririsan.

“Tingkatkan koordinasi antar perangkat daerah dan dengan pimpinan. Jangan membuat interpretasi sendiri dalam pelaksanaan program,” pesannya.

Menurutnya, seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan harus selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Manokwari sebagai acuan utama pembangunan daerah.

“Visi misi harus menjadi panduan dalam pelaksanaan seluruh program dan kegiatan,” tandasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *