Lantik Dua Kadis dan Satu Karo, Gubernur Dominggus Ingatkan Dukung Capaian Tiga Program Prioritas

MANOKWARI, SURYA ARFAK — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melantik tiga pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Jumat (21/11/2015). Ketiganya adalah Lodwik Anari sebagai Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan; Eduard Toansiba sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja; serta Herman Marthen Rumbewas sebagai Kepala Biro (Karo) Organisasi Setda Papua Barat.

Pelantikan digelar untuk mengisi kekosongan jabatan yang telah berlangsung cukup lama. Ketiga pejabat tersebut dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan. Dominggus menegaskan bahwa proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis merit, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.

“Pelantikan ini merupakan pengakuan atas kompetensi, integritas, dan kinerja saudara, namun juga merupakan amanah besar yang harus dijalankan penuh tanggung jawab,” ujar Dominggus saat memberi sambutan.

Gubernur mengingatkan bahwa pejabat baru akan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pengelolaan organisasi, penyusunan kebijakan, hingga memastikan program pemerintah berjalan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Dominggus juga meminta para pejabat yang dilantik untuk mendukung pencapaian tiga program prioritas daerah yang dicanangkan pada 28 Mei lalu. Program Papua Barat Sehat berfokus pada peningkatan layanan kesehatan, termasuk jaminan kesehatan OAP melalui BPJS. Program Papua Barat Cerdas menekankan peningkatan kualitas pendidikan dan bantuan bagi pelajar serta mahasiswa OAP berprestasi. Adapun Papua Barat Produktif diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan optimalisasi potensi lokal.

Selain itu, Gubernur menyoroti rendahnya serapan anggaran di sejumlah perangkat daerah menjelang akhir tahun anggaran 2025. Rendahnya realisasi anggaran dinilai menghambat pelaksanaan program strategis dan pelayanan publik.

“Segera pahami tugas pokok dan fungsi, menyesuaikan diri dengan unit kerja, serta bangun sinergi antara pimpinan dan bawahan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Dominggus. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *