MANOKWARI, SURYA ARFAK – Koramil 1801-02/Warmare Kodim 1801/Manokwari melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Balai Kampung Bedip Matoa, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Kamis (27/8).
Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif TNI AD melalui jajaran kewilayahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Dalam sosialisasi tersebut, Kapten Inf. Prapto mengimbau masyarakat tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Menurutnya, pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat merambat dan menyebabkan kebakaran lebih luas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak membuka lahan pertanian agar tidak dilakukan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, pembakaran lahan juga memiliki konsekuensi hukum dan dapat dipidanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kapten Inf. Prapto.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
Masyarakat turut diberikan pemahaman mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan serta ketentuan hukum terkait kehutanan dan perlindungan lingkungan hidup, termasuk UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Distrik Prafi, Kepala Kampung Bedip Matoa, serta masyarakat Kampung Bedip Matoa.
Melalui sosialisasi ini, Koramil 1801-02/Warmare berharap masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Distrik Prafi.
Kodim 1801/Manokwari berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Manokwari. (SA01)








