Manokwari, SURYA ARFAK – DPD KNPI Kabupaten Manokwari mengeluarkan seruan jelang perayaan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-170.
Dalam seruan kepada seluruh masyarakat kabupaten Manokwari, Ketua DPD KNPI Kabupaten Manokwari, Gidzon Mandacan, S.Hut, menyatakan menjelang HUT PI 5 Februari 2025, umat Kristen se-tanah Papua sangat antusias datang ke Manokwari untuk merayakannya.
“Untuk itu, kami minta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu atau rencana-rencana aksi yang mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di kabupaten Manokwari sebagai Kota Injil dan religius,” kata Gidzon, Sabtu (1/2/2025) malam.
Selain seruan, DPD KNPI juga bersurat kepada Kapolresta Manokwari dan Dandim 1801/Manokwari.
Dalam surat tersebut DPD KNPI Kabupaten Manokwari meminta agar pelaksanaan aksi-aksi kepada pemerintah dan lembaga terkait lainnya tidak diberikan izin guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan Manokwari sebagai Kota Injil.
DPD KNPI Kabupaten Manokwari menghendaki agar aksi-aksi kepada pemerintah dan lembaga terkait lainnya boleh dilakukan setelah peringatan HUT Pekabaran Injil di tanah Papua.
“Apabila terjadi aksi dari kelompok atau oknum-oknum yang mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan serta antusias masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di tanah Papua untuk perayaan HUT Pekabaran Injil, maka kami juga akan melakukan aksi balasan atau membubarkan aksi tersebut,” tegasnya.
Gidzon berharap kepada para pemuda khususnya pemuda Kristen untuk tidak menyibukkan diri dengan hal lain, tapi mempersiapkan diri untuk memperingati masuknya Injil di tanah Papua.
“Jadi jangan kita melakukan suatu tindakan yang membuat dan merusak antusias umat Kristen dari semua wilayah yang datang di Manokwari yang tidak hanya sebagai ibukota provinsi tapi lebih dari itu adalah Kota Injil,” tegasnya.
Peringatan HUT PI tahun ini, kata dia, adalah peringatan tahun emas. Untuk itu, dia mengimbau para pemuda khususnya pemuda gereja di Manokwari agar tidak merencanakan sesuatu yang membuat ketidaknyamanan dan membuat suasana jadi tidak aman bagi umat Kristen yang datang ke Manokwari merayakan HUT PI.
“Jadi mari kita pemuda di kabupaten Manokwari kita sibukkan diri membantu pemerintah dan gereja persiapkan Manokwari dan Mansinam bagi warga dari wilayah-wilayah agar memberikan kesan positif bagi mereka. Jangan kita pikir yang lain dulu,” tandasnya.(SA01)








