HUT GKI ke-68, Dominggus Ajak Masyarakat Arfak Tetap Berjalan dalam Terang Injil

Manokwari, SURYA ARFAK – Masyarakat suku besar Arfak telah menerima Injil dan berjalan dalam terang Injil.

Untuk itu, masyarakat tidak boleh kembali ke dalam kegelapan tapi terus berjalan dalam terang Injil.

Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan, mengatakan 13 tahun setelah Injil masuk di pulau Mansinam, masyarakat Arfak di Anday mulai menerima Injil.

Sedangkan masyarakat Arfak di pesisir Amban baru menerima Injil setelah 42 tahun Injil masuk di Mansinam.

Masuknya Injil, kata Dominggus, membawa masyarakat Arfak keluar dari kegelapan dan menerima terang Injil.

Oleh sebab itu, masyarakat tidak boleh lagi kembali ke dalam kegelapan.

“Saya ajak keluarga besar Arfak, mari kita sudah keluar dari gelap dan ada dalam terang Yesus. Jangan kembali lagi ke dalam kegelapan,” kata Dominggus, saat menghadiri perayaan HUT Gereja Kristen Injili (GKI) ke-68 di tanah Papua, Sabtu (26/10/2024).

Dominggus lalu mengajak gereja untuk bersama jemaat menyejahterakan seluruh masyarakat. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *