MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono akan menyumbangkan masing-masing satu bak sampah untuk mengganti bak sampah yang banyak mengalami kebocoran di wilayah Manokwari.
Langkah tersebut juga diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari. Setiap OPD diminta menyumbangkan satu bak sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di daerah.
Hermus mengatakan kondisi sejumlah bak sampah yang bocor perlu segera ditangani agar tidak mengganggu kebersihan lingkungan. Karena itu, pemerintah memilih mendorong partisipasi seluruh OPD untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
“Terkait kebersihan dan pengelolaan sampah di Manokwari serta banyaknya bak sampah yang bocor, setiap OPD menyumbang satu bak sampah. Saya dan Pak Wakil juga sumbang masing-masing satu bak sampah,” kata Hermus saat apel gabungan OPD di halaman Kantor Bupati Manokwari, Senin (2/11).
Menurutnya, jika pemerintah hanya menunggu pihak lain untuk menyumbang bak sampah, prosesnya akan sulit. Sementara apabila seluruh kebutuhan pengadaan dibebankan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, anggaran yang tersedia juga tidak mencukupi.
Hermus juga meminta Forum CSR yang telah dibentuk segera aktif dan mengambil bagian dalam mendukung kebersihan serta pengelolaan sampah di Manokwari. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta diperlukan agar penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Forum CSR jangan ditunda supaya swasta juga berpartisipasi membantu. PT SDIC akan menyumbang 15 bak sampah, pihak swasta yang lain juga harus bantu,” ujarnya.
Hermus mengatakan, jika kontribusi dari pihak swasta digabungkan dengan sumbangan satu bak sampah dari setiap OPD, kebutuhan pengadaan bak sampah dapat ditekan. Dengan jumlah OPD di lingkungan Pemkab Manokwari mencapai 48 OPD, langkah tersebut diharapkan menjadi bentuk gotong royong menjaga kebersihan kota. (SA01)








