MANOKWARI, SURYA ARFAK – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mewakili Bupati Manokwari melantik pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Manokwari periode 2025–2030, Sabtu (22/11/2025). Dalam kepengurusan baru ini, Pendeta Hugo Warpur kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Yan Ayomi menyampaikan apresiasi kepada para pengurus yang dilantik. Ia menegaskan bahwa tugas BKAG tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, tetapi juga memikul tanggung jawab moral dan spiritual dalam membangun persatuan, keharmonisan, serta kesejahteraan umat di Manokwari.
“BKAG memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antardenominasi gereja, menjadi jembatan kerja sama, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masyarakat,” ujarnya.
Yan menambahkan, pembangunan daerah bukan hanya menyentuh aspek infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik, tetapi juga pembentukan karakter, iman, dan moral masyarakat. Karena itu, pemerintah memandang BKAG sebagai mitra penting dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai kekristenan yang membawa damai sejahtera.

Ia berharap pengurus periode 2025–2030 dapat bekerja dengan dedikasi tinggi, membangun komunikasi yang erat antargereja, serta melibatkan seluruh elemen dalam pelayanan.
“Semangat kolaborasi, keterbukaan, dan persaudaraan harus menjadi dasar untuk menggerakkan organisasi ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Pemerintah, lanjut Yan, siap membuka ruang kerja sama dengan BKAG. “Gereja adalah mitra penting dalam menciptakan masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Ketua BKAG Manokwari, Pendeta Hugo Warpur, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Manokwari dan kepercayaan denominasi gereja yang kembali memilih dirinya melalui Musda.
“Musda sudah selesai. Setelah terbentuk pengurus, tidak ada lagi kotak-kotak. Semua perwakilan gereja masuk dalam kepengurusan BKAG. Mari kita melangkah bersama menjaga Manokwari sebagai Kota Injil. Untuk itu, kita butuh persatuan,” tegas Hugo. (SA01)








