MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, bersama Ketua DPRK Manokwari, Jhoni Muid, meninjau lokasi tanah longsor di Kampung Syoubry, Distrik Mokwam, Kamis (9/4/2026).
Peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Plt Kepala Dinas PUPR Alberthus, Plt Kepala Dinas Sosial Ferdy M. Lalenoh, Kepala BPBD Tajuddin, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Fredy Risamasu, serta Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Imanuel Pangaribuan.
Usai peninjauan, Hermus mengatakan bahwa kehadirannya bersama pimpinan daerah untuk melihat langsung dampak bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, potensi terjadinya bencana susulan masih cukup besar apabila curah hujan tinggi dan aliran air meningkat.
“Setelah kita melihat, potensi banjir dan longsor masih sangat besar jika ke depan curah hujan tinggi dan aliran air deras,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Manokwari akan melakukan upaya penanganan dengan membuat kanal guna mengarahkan aliran air ke daerah aliran sungai.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan longsor serta melindungi warga Kampung Syoubry dari ancaman bencana.
“Kami memastikan akan ada upaya pembuatan kanal agar jalur air bisa diarahkan dengan baik dan menghindari ancaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Hermus juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya penanganan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan lancar dan mampu melindungi warga dari risiko bencana.
“Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar warga Kampung Syoubry dihindarkan dari bahaya banjir dan tanah longsor,” tutupnya.
Warga kampung Syoubry pun mengapresiasi Bupati Hermus yang meninjau langsung lokasi longsor meski harus berjalan mendaki sekitar 1 kilometer.
“Terima kasih Bapak Bupati karena telah mendengar keluhan kami dan naik untuk lihat langsung lokasi longsor di sini,” ujar Kepala Kampung Syoubry. (SA01)








