Bupati Hermus: Ranperda Manokwari Branding City Harus Memperhatikan Histori dan Peran Manokwari

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta tim penyusun memperhatikan histori serta peran dan fungsi Manokwari dalam rumusan Ranperda tentang Manokwari Branding City.

Permintaan itu disampaikan Hermus pada pembukaan Focus Group Discussion (FGD) terkait Ranperda tersebut, Jumat (13/6/2025).

“Saya ingin menyampaikan bahwa rumusan Ranperda ini (Ranperda Manokwari Branding City) memperhatikan histori kabupaten atau kota Manokwari,” tegasnya. Selain itu, menurut Hermus, peran dan fungsi kabupaten/kota Manokwari dalam tataran regional Papua Barat dan Indonesia juga diperhatikan dalam Ranperda tersebut. “Ini menjadi hal penting. Peran dan fungsi ini juga tentu relevan dengan apa yang mau kita hasilkan di kota Manokwari sebagai bagian dari sistem pemerintahan di Papua Barat dan sistem pemerintahan nasional,” katanya.

Tidak hanya itu, menurut Hermus, sebutan untuk Manokwari juga ada banyak. Sebutan-sebutan itu harus dibumikan.

“Jadi setiap identitas itu tidak hanya kita sebutkan tapi diimplementasikan,” katanya.

Sebutan untuk Manokwari, kata Hermus, misalnya kota peradaban. Sebutan Manokwari Kota Peradaban mencakup tiga hal yakni pusat pendidikan, pusat religi, dan pusat kebudayaan.

“Ini harus benar-benar membumi di Manokwari,” tegasnya.

Manokawari, lanjut Hermus, juga disebut Kota Sejarah yang mencakup sejarah agama dan sejarah pemerintahan.

“Ini harus bisa dilihat dan ini menjadi branding kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, menurut Hermus, saat ini Manokwari juga menyandang fungsi sebagai ibukota provinsi Papua Barat. hal itu juga perlu diperhatikan dalam Ranperda Manokwari Branding City.

“Juga secara ekonomi, Manokwari dulu dikenal dengan Kota Buah. Bagaimana branding ini menjadikan kota ini produktif secara ekonomi dan bisa menghasilkan sesuatu. Kemarin dalam diskusi, mudah-mudahan suatu ketika di Manokwari ada festival buah. Jadi coba kita pikirkan dan wujudkan bersama-sama di kabupaten Manokwari,” tukasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *