Manokwari, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, memaparkan capaian indikator makro Kabupaten Manokwari tahun 2023-2024.
Indikator makro itu meliputi indeks pembangunan manusia (IPM), angka kemiskinan, angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, ketimpangan pendapatan (gini ratio), dan inflasi.
Menurut Hermus, IPM Kabupaten Manokwari pada tahun 2023 sebesar 74,52, meningkat menjadi 75,15 pada tahun 2024.
“Atau mengalami kenaikan 0,85 persen,” ungkap Hermus, pada Raker Bupati se-Papua Barat, baru-baru ini.
Untuk angka kemiskinan, menurut Hermus, mengalami penurunan dari 18,73 di tahun 2023 menjadi 18,45 di tahun 2024.
“Angka pengangguran juga mengalami penurunan dari 5,97 pada tahun 2023 menjadi 5,34 pada tahun 2024,” sebutnya.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi kabupaten Manokwari, kata Hermus, mengalami pertumbuhan 209,38 persen, yakni dari 0,96 pada tahun 2023 menjadi 2,97 pada tahun 2024.
“Pendapatan perkapita pun naik dari 33,83 di tahun 2023 menjadi 34,291 pada tahun 2024 atau mengalami kenaikan 1,36 persen,” ungkapnya.
Di samping itu, ketimpangan pendapatan atau gini ratio mengalami penurunan dari 0,388 pada tahun 2023 menjadi 0,382 pada tahun 2024.
“Dan inflasi yang pada tahun 2023 sebesar 6,06 berhasil ditekan menjadi 2,39 pada tahun 2024,” tukasnya. (SA01)








