MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyatakan dukungannya terhadap rencana SMA Negeri 1 Manokwari untuk bertransformasi menjadi SMA Unggul Garuda. Menurutnya, pengalihan status tersebut dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan membangun sekolah baru dari awal.
Hermus menjelaskan, terdapat dua opsi dalam pengembangan SMA Garuda, yakni membangun sekolah baru dengan seluruh infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang baru, atau mengoptimalkan potensi sekolah yang sudah ada melalui perubahan status.
“Kalau saya, lebih baik kita menjadikan SMA Negeri 1 sebagai SMA Garuda, melihat potensi dan prestasi yang telah dicapai. Fondasinya sudah kuat, tinggal kita poles dengan peningkatan infrastruktur dan penambahan SDM agar benar-benar kompetitif di tingkat internasional,” ujarnya, menanggapi pernyataan Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, usai perayaan HUT ke-59 sekolah itu, Selasa (31/3/2026).
Ia menilai transformasi tersebut jauh lebih efisien karena SMA Negeri 1 Manokwari telah memiliki SDM, sistem, serta perangkat pendidikan yang memadai. Pemerintah hanya perlu melakukan penguatan dan penyempurnaan, termasuk kemungkinan penambahan lahan dan fasilitas pendukung.
“Kalau membangun baru, semua harus dimulai dari nol. Sementara di sini sudah ada, tinggal kita lengkapi dan benahi kekurangannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda Mandobar, menyebut bahwa menjadi SMA Unggul Garuda merupakan impian pihak sekolah.
Dengan berbagai prestasi di tingkat nasional hingga internasional, menurutnya SMA Negeri 1 Manokwari sangat layak untuk ditingkatkan statusnya menjadi sekolah unggulan.
“Kami sudah mengikuti berbagai event nasional dan internasional serta meraih prestasi. Ini menjadi modal kuat untuk menuju SMA Garuda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dari sisi SDM dan sarana prasarana, sekolah sudah cukup siap, meskipun masih membutuhkan peningkatan fasilitas dan kemungkinan tambahan tenaga pendidik berkualitas.
Saat ini, SMA Negeri 1 Manokwari memiliki 1.461 siswa yang tersebar dalam 42 rombongan belajar (rombel). Dari sisi prestasi, sekolah ini menempati peringkat ke-55 dari 100 SMA terbaik di Indonesia, dengan total raihan 225 medali dari berbagai ajang nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Prestasi ini kami raih dari berbagai kompetisi seperti olimpiade, penelitian, debat bahasa, FLS3N, hingga O2SN. Ini menunjukkan bahwa kami siap untuk naik ke level yang lebih tinggi,” tutupnya. (SA01)








