MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari Hermus Indou berharap Gereja Kristen Injili (GKI) terus mengambil bagian dalam membina generasi muda Papua agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beriman, disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Hermus melalui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, dalam syukur HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Senin (26/10).
Menurut Hermus, tantangan zaman, perkembangan teknologi, serta berbagai persoalan sosial membutuhkan perhatian bersama antara keluarga, gereja, sekolah, dan pemerintah.
“Karena itu, pelayanan kepada anak-anak, remaja, pemuda, serta kaum perempuan perlu terus diperkuat agar mereka memiliki landasan iman yang kokoh, karakter yang baik, dan kemampuan untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah serta masa depan Tanah Papua,” katanya.
Hermus mengatakan pembinaan generasi muda perlu menjadi bagian penting dari pelayanan gereja. Dengan landasan iman dan karakter yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menghadapi perubahan zaman sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah dan masa depan Papua.
Selain pembinaan generasi muda, Hermus mengajak GKI mengembangkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan nyata umat, terutama masyarakat yang membutuhkan perhatian. Kelompok tersebut antara lain keluarga kurang mampu, anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Menurutnya, gereja dapat mengambil peran sebagai penggerak solidaritas sosial melalui pemberdayaan ekonomi jemaat, pendidikan, kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Peran tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari terbuka untuk terus membangun sinergi dengan lembaga keagamaan dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tandasnya. (SA01)








