MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemkab Manokwari melaksanakan tiga kegiatan sekaligus pada Jumat (13/6/2025).
Tiga kegiatan itu yakni penandatanganan kerja sama dengan Universitas Papua dan Universitas Caritas Indonesia, Kick Off Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJPD dan RPJMD), serta FGD untuk mendapatkan masukan terkait Ranperda Pendidikan Gratis dan Ranperda Manokwari Branding City.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahawa kegiatan-kegiatan tersebut memiliki tiga urgensi.
Pertama, kata Hermus, dirinya bersama Wakil Bupati Mugiyono adalah pejabat politik daerah yang dipilih pada Pilkada 2024.
Dalam kampanye Pilkada 2024, katanya, dirinya dan Mugiyono menyampaikan janji politik, sehingga meyakinkan masyarakat pilihan.
“Kegiatan hari ini adalah pertanggungjawaban politik dan moral kepada masyaarakat. Pejabat politik yang baik adalah yang punya integritas politik dan memegang teguh apa yang diucapkan dan diwujudkan untuk kesejahteraan Masyarakat,” tegasnya.
Menurut Hermus, setelah terpilih, masyarakat menunggu apa yang dilakukan oleh dirinya bersama Mugiyono.
“Rakyat kini menunggu apa yang kita buat untuk memenuhi kebutuhan mereka dan bapak-ibu bantu kami mengakselerasi dan mewujudkan janji itu menjadi nyata,” katanya.
Urgensi kedua, kata Hermus, dirinya ingin agar tata penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan secara runtut, efektif, dan berdampak pada pelayanan publik di kabupaten Manokwari.
“Ruang lingkup tata kelola pemerintahan ditentukan oleh pemerintahan bisa beroperasi atas rujukan regulasi baik nasional maupun daerah. Jadi kalau regulasi nasional ada tapi daerah belum ada sebagai landasan operasional dalam penyelenggaraan setiap urusan pemerintahan, maka dianggap dianggap tata kelola kita kurang baik,” katanya.
Karena itu, menurut Hermus, kegiatan yang dilaksanakan itu adalah bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sedangkan urgensi ketiga, menurut Hermus, terkait program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Manokwari yang sudah dilaunching beberapa waktu lalu.
Menurut Hermus, program 100 hari kerja tersebut ada yang sudah dilaksanakan, ada sedang dilaksanakan, dan ada yang belum dilaksanakan.
“Saat ini rakyat bertanya-tanya dan mengawasi kita hari ini. Jadi kami berharap bantu kami menyukseskan program 100 hari kerja yang telah dicanangkan supaya integritas pemerintahan ini bisa terjaga dan dipercaya masyarakat,” tukas Hermus. (SA01)








