Bangga Kencana Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Hidup Sejahtera

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) memiliki peran strategis dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengaturan kelahiran, tetapi juga mencakup pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Sekretaris BKKBN Perwakilan Papua Barat, Yahya Rumbino, mengatakan terdapat lima peran penting program Bangga Kencana dalam membangun keluarga berkualitas. Hal itu disampaikannya dalam sosialisasi program Bangga Kencana bersama anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, Kamis (22/10).

Pada kesempatan itu, Yahya memaparkan lima peran Bangga Kencana yang meliputi pendewasaan usia perkawinan untuk mencegah pernikahan dini dan mempersiapkan pasangan secara mental serta ekonomi; pengaturan kelahiran untuk mengatur jumlah dan jarak kelahiran; penguatan ketahanan keluarga melalui keharmonisan dan komunikasi positif; peningkatan kesejahteraan keluarga melalui dukungan pendidikan, kesehatan dan ekonomi; serta edukasi dan konseling KB untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kontrasepsi dan kesehatan reproduksi.

“Bangga Kencana bukan hanya tentang keluarga berencana, tetapi bagaimana membangun keluarga yang berkualitas, sehat, mandiri dan sejahtera. Karena itu, masyarakat perlu memahami setiap aspek program ini agar dapat diterapkan sesuai kondisi keluarga masing-masing,” kata Yahya.

Sementara itu, Obet Rumbruren yang hadir secara daring menekankan bahwa Bangga Kencana penting untuk membantu keluarga merencanakan kehidupan secara matang, mulai dari kesiapan menikah, mengatur kelahiran, hingga membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

Menurutnya, pendewasaan usia perkawinan perlu menjadi perhatian agar pasangan memiliki kesiapan mental, kesehatan reproduksi, serta kemampuan ekonomi sebelum membangun rumah tangga. Pengaturan jarak dan jumlah kelahiran juga penting untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.

Obet menilai ketahanan keluarga harus diperkuat melalui komunikasi, perhatian dan keterlibatan seluruh anggota keluarga. Keluarga yang kuat akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak.

Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan edukasi dan konseling KB agar memiliki informasi yang benar dalam menentukan pilihan kontrasepsi dan merencanakan keluarga. Dengan perencanaan yang baik, keluarga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan generasi berikutnya.

Sosialisasi tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai lima peran Bangga Kencana sekaligus mendorong terbentuknya keluarga yang sehat, tangguh, mandiri, dan sejahtera. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *