MANOKWARI, SURYA ARFAK – Menyambut HUT ke-80 Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), DPD PWKI Papua Barat menggelar rangkaian kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan bazar UMKM, Senin (23/2/2026).
Ketua DPD PWKI Papua Barat, Ev. Febelina Wondiwoy, mengatakan bahwa peringatan HUT organisasi merupakan momentum refleksi atas perjalanan pengabdian dan pelayanan yang telah dilalui bersama.
“Rangkaian kegiatan senam sehat, pemeriksaan kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM yang dilaksanakan serentak di DPD dan DPC PWKI se-Indonesia merupakan wujud pelayanan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi memiliki makna penting: senam dan pemeriksaan kesehatan menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan, donor darah menanamkan nilai berbagi kehidupan, dan bazar UMKM mendorong kemandirian ekonomi pelaku usaha kecil.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, tenaga kesehatan, Palang Merah Indonesia Kabupaten Manokwari, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Kehadiran kita semua hari ini merupakan wujud nyata semangat pelayanan, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi nilai utama gerak langkah DPD PWKI Papua Barat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut memberi manfaat bagi masyarakat, mempererat persaudaraan, serta menjadi kesaksian bahwa PWKI hadir dan berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Papua Barat.
Saat membuka kegiatan tersebut, Ketua BKOW Papua Barat Lani Lakotani juga mengapresiasi rangkaian kegiatan HUT ke-80 PWKI. Menurutnya, bazar UMKM kuliner menjadi bukti kreativitas dan ketangguhan perempuan Manokwari sekaligus sarana memperkuat branding dan jaringan pemasaran produk lokal.
“Melalui bazar ini, produk lokal diharapkan semakin dikenal dan ekonomi daerah bangkit lebih kuat. Saat ini ada 28 organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW, dan DPD PWKI Papua Barat merupakan salah satunya yang aktif mendukung program BKOW,” katanya.
Sementara, Bupati Hermus Indou mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DPD PWKI Papua Barat sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi perempuan Kristen yang dinamis dan peduli terhadap persoalan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadikan PWKI sebagai organisasi yang berdampak dan bermanfaat dalam proses pembangunan daerah. PWKI sebagai wadah komunikasi dan interaksi sosial perempuan Kristen diharapkan menempatkan perempuan sebagai subjek, bukan objek pembangunan,” ujarnya.
Ia menilai semangat kepedulian tersebut telah tercermin melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang digelar. Pemerintah Kabupaten Manokwari, kata dia, akan terus mendukung PWKI Papua Barat sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. (SA01)








