Rangkul Pemuda Sekitar Jaga Keamanan Pasar Sanggeng, Bupati Hermus Minta Pedagang Jaga Kebersihan

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan bahwa kebersihan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Pasar Sentral Sanggeng. Para pedagang dan pengunjung diminta menjaga kebersihan lingkungan pasar, sementara para pemuda Papua di sekitar pasar dirangkul untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa pasar yang telah dibangun dengan baik harus dimanfaatkan secara tertib dalam semua aspek, termasuk kebersihan lingkungan.

“Kita harus memastikan pemanfaatan pasar ini tertib dalam semua aspek, termasuk lingkungan. Jangan sampai pasar yang sudah kita bangun ini dirusak lingkungannya, muncul bangunan-bangunan liar baru, serta perilaku membuang sampah tidak pada tempatnya,” tegas Hermus, Jumat (23/1/2026).

Ia secara khusus mengingatkan para pedagang dan pengunjung yang mengonsumsi pinang agar membuang ludah pinang pada tempat yang telah disediakan, bukan di tembok atau lantai pasar.

“Kalau makan pinang, buang ludah pinang di tempat sampah atau tempat yang sudah disiapkan. Jangan sembur di tembok atau lantai. Itu perilaku yang tidak baik,” ujarnya.

Hermus juga mengajak masyarakat Papua untuk menunjukkan jati diri yang bersih dan beradab.
“Mari kita orang Papua, kita sudah hitam, jangan orang cap kita kotor lagi. Kita harus bersih. Kita hitam tapi mengkilat. Jauh lebih baik begitu,” katanya.

Selain menekankan kebersihan, Bupati juga berinteraksi langsung dengan anak-anak muda Papua yang tinggal di sekitar Pasar Sanggeng. Mereka diajak untuk menjadi bagian dari pengelolaan dan pengamanan pasar.

“Kita berharap anak-anak Papua ikut bersama-sama mengelola dan menjaga pasar ini. Kalau ada hal-hal yang belum jelas, mari kita bicarakan baik-baik dari hati ke hati. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.

Hermus juga mengajak seluruh masyarakat Manokwari untuk aktif berbelanja di Pasar Sanggeng sebagai bentuk dukungan terhadap mama-mama Papua yang berjualan.

“Dulu kita bergumul untuk punya pasar yang bagus. Hari ini pasar sudah dibangun dengan baik dan mama-mama sudah berjualan di dalam. Ayo datang dan berbelanja di sini,” ajaknya.

Terkait pengamanan, Bupati menegaskan bahwa keamanan Pasar Sanggeng merupakan tanggung jawab bersama. Untuk pengamanan eksternal, Pemkab Manokwari berharap dukungan aparat keamanan dari TNI dan Polri. Pemerintah daerah juga berencana merenovasi pos polisi yang ada agar dapat kembali beroperasi secara optimal.

Sementara itu, untuk pengamanan internal, Pemkab akan menugaskan UPTD pasar untuk mengelola sistem keamanan internal. Para pedagang juga akan diberi tanggung jawab membentuk tim keamanan internal yang bertugas dari lantai satu hingga lantai tiga serta area sekitar pasar.

Tim keamanan internal tersebut nantinya akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri guna memastikan situasi keamanan di Pasar Sanggeng tetap aman dan kondusif. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *