Bupati Hermus Berharap Muswil I Paguyuban Pasundan Papua Barat Menghasilkan Kepemimpinan yang Amanah

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Paguyuban Pasundan Provinsi Papua Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I di Manokwari, Sabtu (4/10/2025). Agenda utama Muswil kali ini adalah memilih kepemimpinan baru serta menyusun program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh warga Pasundan yang telah berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Manokwari dan Papua Barat. Menurutnya, kehadiran warga Pasundan di tanah Papua merupakan bagian dari semangat integrasi nasional dan wujud nyata menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Keberadaan bapak-ibu di sini bukan untuk membangun diri pribadi, tetapi menjadi garda terdepan penjaga NKRI di tanah Papua. Warga Pasundan telah berkontribusi membangun Indonesia, menjaga integritas, serta memperkuat ekonomi dan sosial di Papua Barat,” ujar Hermus.

Hermus juga mengutip pesan Bung Karno, “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepada kita, tapi tanyakan apa yang telah kita berikan kepada negara.” Ia mengajak seluruh warga Pasundan untuk terus menjadi perekat persatuan bangsa serta menjaga organisasi dari pengaruh ideologi-ideologi negatif yang dapat memecah belah.

“Mari jadikan Paguyuban Pasundan sebagai alat integrasi sosial dan perekat kesatuan bangsa. Bersatu untuk Indonesia, sampai kapan pun,” tegasnya.

Sementara itu, Sesepuh Paguyuban Pasundan Provinsi Papua Barat, Aljabar Makatita, menjelaskan bahwa Muswil I digelar karena di setiap kabupaten di Papua Barat telah terbentuk paguyuban-paguyuban Pasundan. Karena itu, perlu wadah koordinasi di tingkat provinsi.

“Paguyuban ini menjadi mitra kerja pemerintah provinsi, dan di kabupaten menjadi mitra serta aset pemerintah daerah. Kita harus menunjukkan bahwa kita adalah perantau yang tahu adat istiadat di mana kita berpijak. Di bawah naungan Rumah Kaki Seribu, kita bertekad memajukan Papua Barat,” tutur Aljabar.

Ia menegaskan, program kerja yang akan disusun pengurus baru diharapkan realistis dan menyentuh kesejahteraan masyarakat Pasundan di seluruh kabupaten.

“Kami berharap siapa pun yang terpilih nanti dapat mengakomodir semua kepentingan warga Pasundan di Papua Barat. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah dan antar-paguyuban agar program kerja dapat terlaksana,” ujarnya.

Aljabar juga berpesan kepada para calon pemimpin agar tetap rendah hati dan terbuka terhadap masukan.

“Dalam berorganisasi, telinga jangan tipis. Jangan alergi terhadap kritik dan jangan terlena dengan pujian. Kritik yang pedas justru menjadi dukungan bagi kepemimpinan untuk memajukan organisasi,” pesannya.

Melalui Muswil I ini, Paguyuban Pasundan Papua Barat diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah, memperkuat solidaritas warga Pasundan di perantauan, serta memperkokoh persatuan dan pembangunan di tanah Papua. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *