Manokwari, SURYA ARFAK – Pasangan Hermus Indou dan Mugiyono (HERO) bukan hanya bicara tapi sudah terbukti membangun Manokwari dengan menghadirkan Pasar Sentral Sanggeng, Ruang Terbuka Publik Borarsi, pengembangan Bandara Rendani, dan Gedung Mambruk (Gedung Wanita).
Program pembangunan tersebut memang menggunakan APBN, namun tanpa kemampuan lobi Hermus Indou di pemerintah pusat, program tersebut tidak bisa dilaksanakan di kabupaten Manokwari.
Anggota DPRP Papua Barat, Gilang Pinandito, mengatakan Hermus-Mugiyono diserang berbagai isu negatif. Dirinya tidak setuju dengan kampanye hitam yang dilakukan oknum tertentu karena Pilkada untuk mencari pemimpin terbaik bukan kapitalisasi atau mencari kemarahan publik untuk melahirkan pemimpin.
Menurut Gilang, mengenai proyek yang dibangun Hermus selama menjabat sebagai Bupati Manokwari, benar menggunakan APBN.
Namun, kata dia, baik APBN maupun APBN yang digunakan untuk membangun adalah uang negara. Pemerintah daerah memiliki keterbatasan, sehingga pemimpin daerah yang sukses adalah mereka yang menjemput program besar di pusat untuk diturunkan ke daerahnya.
“Dan hanya Hermus Indou yang bisa menjemput program besar ini dan dibawa untuk membangun Manokwari,” tegas anggota dewan dari partai Gerindra saat berorasi pada kampanye Hermus-Mugiyono di kampung Membowi, distrik Masni, Selasa (12/11/2024).
Untuk itu, Gilang mengajak masyarakat untuk memilih Hermus-Mugiyono agar pembangunan besar yang sudah dilakukan dilanjutkan hingga tuntas.
Ketua Partai Buruh Kabupaten Manokwari, Septi Meidodga, menyatakan program-program tersebut memang menggunakan dana APBN.
“Saya sampaikan benar dari APBN tapi siapa yang bawa dana APBN turun untuk membangun barang itu di Manokwari. Barang itu tidak jatuh sendiri dari langit,” tegasnya.
Untuk itu, Septi meminta masyarakat tidak mendengar isu yang sengaja dihembuskan karena itu dilakukan untuk mengambil alih hak kesulungan suku Arfak.
“Mari satukan langkah menangkan Hermus-Mugiyono pada 27 November 2024 agar aspirasi kita dijawab dengan baik,” ujarnya.
Anggota DPRK Manokwari, Yusak Yusanto Sayori, mengatakan kalau yang lain baru “omon-omon”, Hermus sudah terbukti berbuat untuk masyarakat.
“Orang bicara soal geser kabupaten tapi kalau kota tidak dibentuk, maka jangan mimpi. Hermus Indou sudah lakukan dan letakkan dasar untuk pembentukan kota dan itu dilanjutkan agar kota terbentuk. Dengan demikian, otomatis kabupaten geser ke Warpramasi. Jadi mari kita buktikan dengan pilih Hermus-Mugiyono pada 27 November 2024,” tandasnya.(SA01)








