MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Ketua Komisi IV DPRK Manokwari, Trisep Kambuaya, S.IK, menyoroti pekerjaan rehabilitasi selasar BLUD RSUD Manokwari yang menjadi penghubung antara Ruang Bersalin dan Laboratorium yang dinilai terbengkalai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses vital tersebut hanya ditutup menggunakan terpal biru dengan papan pemberitahuan bertuliskan, “Maaf pelayanan terganggu karena ada pengerjaan rehab selasar.”
Trisep mengatakan, kondisi pekerjaan di lokasi masih menunjukkan adanya rangka atap sementara berbahan kayu, besi kolom yang terekspos, serta galian terbuka di sekitar jalur akses.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian karena akses tersebut digunakan oleh pasien, termasuk ibu bersalin yang harus melintas di area pekerjaan.
“Saya mendesak Direktur RSUD Manokwari segera memperhatikan dan menuntaskan pekerjaan ini. Ini bukan sekadar bangunan, ini menyangkut nyawa pasien. Akses Ruang Bersalin tidak boleh terganggu lama,” tegas Trisep, Kamis (15/10).
Ia menilai pekerjaan rehabilitasi yang belum tuntas tidak boleh mengganggu akses pelayanan kesehatan, terlebih jalur tersebut menghubungkan ruang yang berkaitan langsung dengan pelayanan pasien.
Trisep mengatakan, Komisi IV DPRK Manokwari akan memanggil Direktur BLUD Manokwari dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk meminta penjelasan terkait keterlambatan pekerjaan tersebut.
Pemanggilan tersebut juga untuk mengetahui perkembangan pekerjaan, kendala yang dihadapi, serta langkah tindak lanjut yang akan dilakukan agar rehabilitasi selasar dapat segera diselesaikan.
“Komisi IV akan panggil Direktur BLUD dan PPK untuk penjelasan keterlambatan dan tindak lanjut dari kegiatan bangunan selasar ini,” ujarnya.
Komisi IV DPRK Manokwari, lanjut Trisep, berkomitmen mengawal mutu pelayanan kesehatan di BLUD Manokwari, termasuk memastikan pekerjaan pembangunan maupun rehabilitasi fasilitas penunjang tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pasien. (SA01)








