MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengusulkan Gerakan One Day No Rice atau satu hari tanpa nasi sebagai upaya mendorong konsumsi pangan lokal di Kabupaten Manokwari.
Mugiyono mengatakan gerakan tersebut dapat dilaksanakan satu hari dalam sepekan, misalnya setiap Rabu. Masyarakat tetap dapat mengonsumsi sumber karbohidrat lain seperti singkong, keladi, pisang, jagung maupun sagu.
Menurutnya, penerapan gerakan tersebut juga dapat membuka pasar bagi produk pangan lokal yang dihasilkan masyarakat, khususnya mama-mama Papua.
“Kalau gerakan ini dilaksanakan, maka produk pangan lokal dibeli dari mama-mama Papua,” kata Mugiyono, Senin (14/9).
Ia menilai gerakan konsumsi pangan lokal tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga dapat mendorong pola konsumsi pangan yang lebih beragam.
“Selain bisa menghidupi mama-mama Papua, gerakan ini juga bisa menjaga kesehatan karena mengurangi kadar gula dalam tubuh,” ujarnya.
Mugiyono menekankan bahwa pangan lokal dapat menjadi pilihan konsumsi yang sehat dan terjangkau sehingga masyarakat tidak harus selalu bergantung pada beras.
“Konsumsi pangan lokal sehat dan murah. Jangan beras terus,” katanya.
Ia berharap Gerakan One Day No Rice dapat mulai diterapkan dalam rangkaian Bulan Bakti HUT ke-128 Manokwari tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan pangan lokal di daerah. (SA01)








