Bunda Literasi Manokwari Serahkan Rak dan Buku ke Empat Pojok Baca Posyandu

MANOKWARI, SURYA ARFAK — Bunda Literasi Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, menyerahkan rak buku beserta koleksi bacaan kepada empat Pojok Baca yang berada di lingkungan Posyandu binaan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari, Senin (31/8).

Keempat Pojok Baca tersebut berada di Posyandu Tani Arfai, Posyandu El. Gibor Sanggeng, Posyandu Rouw-Rouw Sowi Gunung, dan Posyandu Mambruk Swapen.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh pengurus Bunda Literasi kepada jajaran Tim Pembina Posyandu untuk selanjutnya diteruskan kepada masing-masing koordinator Posyandu. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat di lingkungan sekitar.

Bunda Literasi Kabupaten Manokwari yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu, Febelina Indou, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar penyerahan fasilitas, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini.

Menurutnya, integrasi Program Bunda Literasi dengan kegiatan Posyandu merupakan langkah kolaboratif untuk menghadirkan layanan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

“Kehadiran Pojok Baca di Posyandu diharapkan tidak hanya melengkapi ruang pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi ruang pengetahuan, tempat orang tua dan anak-anak dapat membaca, belajar, dan tumbuh bersama dengan wawasan yang lebih luas,” ujarnya.

Febelina menjelaskan, program tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Manokwari di bawah kepemimpinan Bupati Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan Manokwari yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM perlu dimulai dari kemudahan masyarakat dalam mengakses ilmu pengetahuan. Karena itu, Posyandu dipilih sebagai salah satu ruang untuk mendekatkan budaya literasi dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari kemudahan mengakses ilmu pengetahuan. Karena itu, penempatan Pojok Baca di Posyandu dipilih agar literasi menyatu dalam keseharian warga, bukan menjadi hal yang terpisah dari aktivitas pelayanan kesehatan dan pembinaan keluarga,” jelasnya.

Ia berharap rak dan koleksi buku yang diserahkan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan tidak sekadar menjadi pelengkap ruangan.

“Kami berharap perlengkapan yang diserahkan hari ini tidak hanya menjadi pajangan, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi jembatan ilmu bagi anak-anak dan orang tua. Semakin banyak yang membaca, semakin siap generasi kita menyongsong masa depan Manokwari yang lebih baik,” tambahnya.

Febelina menegaskan, Posyandu memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas.

“Dari Posyandu kita siapkan anak-anak generasi masa depan. Bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga bertumbuh dalam wawasan dan pengetahuan demi mewujudkan Generasi Emas 2045,” katanya.

Ke depan, Bunda Literasi Kabupaten Manokwari berharap dukungan serupa dapat diberikan secara bertahap kepada Posyandu lainnya, sehingga semakin banyak keluarga dan anak-anak memiliki akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas.

Program Pojok Baca di Posyandu tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Manokwari. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *