MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mendorong inovasi serta mempercepat pembangunan daerah.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk menghadirkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Hermus, mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat dilibatkan secara aktif dalam berbagai program pembangunan di kampung-kampung.
“Khusus untuk perguruan tinggi, saya berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung dapat menjalin kerja sama dengan Universitas Papua, Universitas Caritas Indonesia, dan kampus lainnya. Kita manfaatkan adik-adik mahasiswa yang sedang menjalani KKN untuk mendukung percepatan pembangunan di kampung-kampung,” katanya, Jumat (31/7).
Ia meyakini keterlibatan mahasiswa akan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Kalau ini bisa kita optimalkan, saya percaya kita dapat memberikan pelayanan pembangunan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain menjalin kerja sama dengan kalangan akademisi, Hermus juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Hermus mendorong seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk terus berinovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurutnya, inovasi menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta keterbatasan sumber daya manusia.
“Inovasi harus menjadi jalan keluar untuk menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya. (SA01)








