Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Belum Temukan Yanto Idorway

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR terhadap seorang wisatawan yang dilaporkan terjatuh dan terseret arus di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Tim SAR Gabungan masih terus mengintensifkan upaya pencarian. Hingga operasi ditutup, Senin (20/7), korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Yanto Idorway, yang dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT saat hendak menyeberangi aliran sungai bersama dua rekannya menuju Air Terjun Memti. Kedua rekannya sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil sehingga meminta bantuan kepada Basarnas.

Operasi SAR hari ketiga diawali dengan briefing pada pukul 08.00 WIT di Posko SAR yang diikuti personel Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, serta unsur potensi SAR lainnya.

Sekitar pukul 08.20 WIT, tim bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit rescue car, tujuh unit kendaraan Hilux milik unsur potensi SAR, tiga unit motor trail Kodim Pegunungan Arfak, dan empat unit motor trail Polres Pegunungan Arfak. Setelah menempuh perjalanan darat, tim tiba di lokasi pencarian pada pukul 11.04 WIT dan langsung melaksanakan penyisiran sesuai rencana operasi.

Selain penyisiran darat di sepanjang aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan juga mengoperasikan drone thermal untuk melakukan pemantauan udara di medan yang sulit dijangkau guna memperluas cakupan pencarian.

Pencarian berlangsung hingga sore hari. Pada pukul 14.50 WIT seluruh Search and Rescue Unit (SRU) kembali ke titik aman dengan hasil pencarian masih nihil. Tim kemudian kembali ke Posko SAR dan tiba pada pukul 17.20 WIT untuk melaksanakan evaluasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., mengatakan seluruh unsur SAR gabungan telah mengoptimalkan upaya pencarian, namun korban masih belum ditemukan.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan metode penyisiran darat serta pemantauan udara menggunakan drone thermal. Namun hingga hari ketiga korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan kami lanjutkan kembali besok dengan evaluasi hasil pencarian hari ini dan penyesuaian area pencarian,” ujar Yefri.

Operasi SAR melibatkan 33 personel yang terdiri atas Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, serta unsur potensi SAR lainnya. Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, kendaraan operasional, drone thermal, motor trail, peralatan komunikasi, peralatan SAR air, peralatan mountaineering, dan peralatan evakuasi.

Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala berupa cuaca pegunungan yang cepat berubah, kabut yang mengurangi jarak pandang, serta suhu udara yang berkisar antara 12 hingga 19 derajat Celsius.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Selasa (21/7) mulai pukul 08.00 WIT dengan memperluas area pencarian. Tim berharap korban segera ditemukan agar dapat dievakuasi menuju Puskesmas Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak. (***/SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *