Bupati Hermus Apresiasi AFK Manokwari Hidupkan Kembali Olahraga Futsal

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengapresiasi kinerja pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Manokwari yang dinilai berhasil menghidupkan kembali pembinaan olahraga futsal di Kabupaten Manokwari. Apresiasi itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus inti AFK Manokwari, Senin (6/7).

Audiensi diawali dengan pemaparan Ketua AFK Manokwari, Ahmad Almaun, mengenai kondisi organisasi serta berbagai program kerja yang dijalankan untuk memajukan futsal di Kabupaten Manokwari.

Menanggapi paparan tersebut, Hermus mengatakan AFK merupakan representasi para pemain, wasit, pelatih, dan seluruh insan futsal. Pertemuan tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah dan AFK dalam membina serta mengembangkan olahraga futsal.

Hermus memberikan apresiasi kepada Ketua AFK Ahmad Almaun, Sekretaris Milander Kaunang, beserta seluruh jajaran pengurus yang dinilai mampu mengelola organisasi dengan baik, sehingga pembinaan futsal kembali berjalan aktif. Bahkan, menurutnya, Manokwari kini turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan futsal di tingkat nasional.

“Pemkab Manokwari sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengurus AFK yang telah bekerja sama dengan baik sehingga pembinaan futsal bisa dihidupkan kembali,” katanya.

Ia menilai langkah AFK sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk mewujudkan transformasi pembangunan menuju Manokwari yang maju, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai NKRI dan Otonomi Khusus Papua.

Menurut Hermus, pembinaan olahraga merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga karakter, disiplin, integritas, dan profesionalisme generasi muda.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh pelatih, wasit, pengurus, dan klub futsal agar menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, sebab mereka memiliki peran besar dalam membentuk karakter para atlet muda.

“Kita bertanggung jawab menjadikan klub-klub futsal sebagai basis pembinaan sumber daya manusia yang andal, sehingga anak-anak muda tidak hanya sehat jasmani dan rohani, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan profesionalisme yang kuat,” tegasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *