MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kehadiran Presiden maupun Wakil Presiden Republik Indonesia pada pembukaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, hingga kini masih menunggu kepastian. Namun demikian, Menteri Agama Republik Indonesia bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi dipastikan akan menghadiri ajang nasional tersebut.
Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengatakan hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait kehadiran Presiden atau Wakil Presiden dalam kegiatan yang akan mempertemukan ribuan peserta dari seluruh Indonesia itu.
“Kehadiran R1 dan R2 juga belum ada kepastian. Tapi yang sudah pasti adalah Menteri Agama,” kata Mugiyono, Selasa (16/6).
Selain Menteri Agama, sejumlah gubernur dan wakil gubernur juga telah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Di antaranya Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Gubernur Papua.
“Yang mau ketemu Rano Karno nanti datang. Yang mau ketemu Pak Gubernur Papua, insya Allah datang. Yang mau ketemu Ibu Gubernur Maluku Utara, Ibu Sherly Tjoanda nanti datang. Yang lain masih dalam konfirmasi,” ujarnya.
Mugiyono menjelaskan, antusiasme daerah-daerah dalam mengikuti Pesparawi Nasional XIV cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang akan hadir di Manokwari.
Kontingen dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat sebagai peserta terbanyak dengan jumlah sekitar 300 orang. Posisi kedua ditempati kontingen Sulawesi Utara sebanyak 271 orang, sementara Papua Barat selaku tuan rumah mengirimkan 244 peserta.
Selain jumlah peserta yang besar, beberapa daerah juga melakukan persiapan khusus untuk keberangkatan menuju Manokwari. Salah satunya Provinsi Maluku Utara yang memilih menggunakan penerbangan carter guna mengakomodasi banyaknya peserta yang akan berangkat.
“Untuk peserta dari Maluku Utara karena jumlahnya juga banyak, sehingga mereka mencarter pesawat. Ibu Gubernur Maluku Utara carter pesawat,” ungkap Mugiyono.
Pemerintah Kabupaten Manokwari terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pembukaan Pesparawi Nasional XIV. Selain kesiapan venue dan akomodasi, pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang ke Papua Barat.
Pesparawi Nasional XIV diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni musik gerejawi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan memperkenalkan potensi daerah Papua Barat kepada seluruh peserta dari berbagai penjuru Indonesia. (SA01)








