Pemkab Manokwari Larang Sementara Penjualan Miras hingga 2 Juli

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mendukung pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat. Salah satunya adalah penghentian sementara penjualan minuman beralkohol hingga 2 Juli 2026.

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan yang telah dikeluarkan Bupati Manokwari, Hermus Indou, guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Menurut Mugiyono, penghentian sementara penjualan minuman beralkohol berlaku mulai Sabtu (13/6) hingga 2 Juli 2026.

“Sebenarnya tidak masalah kalau tetap menjual, hanya dikhawatirkan ada yang mengonsumsi berlebihan dan tidak dapat mengontrol diri yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban. Karena itu untuk sementara penjualan minuman beralkohol dihentikan sampai dengan tanggal 2 Juli,” katanya.

Selain pelarangan penjualan minuman beralkohol, pemerintah daerah juga memberlakukan pembatasan jam operasional sejumlah tempat hiburan di Manokwari selama berlangsungnya Pesparawi Nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mengatakan tempat hiburan seperti karaoke, rumah biliar, dan panti pijat hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 21.00 WIT.

“Untuk tempat-tempat hiburan ini diizinkan beroperasi hanya sampai jam 9 malam atau pukul 21.00 WIT untuk mendukung pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,” ujarnya.

Di sisi lain, Mugiyono mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari juga memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pendukung Pesparawi Nasional XIV, termasuk pelaksanaan karnaval yang akan menyemarakkan rangkaian acara.

Menurutnya, Bupati Hermus Indou telah memberikan arahan agar pemerintah daerah membantu para peserta dan kelompok penggembira yang akan terlibat dalam karnaval.

“Pak Bupati memberikan arahan akan memberikan dukungan juga untuk seluruh penggembira dalam hal ini karnaval. Ada bantuan walaupun tidak banyak untuk meramaikan dan menyemarakkan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV,” katanya.

Mugiyono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan demi menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang akan berlangsung di Kabupaten Manokwari.

Ia mengingatkan bahwa perhelatan nasional tersebut tinggal menghitung hari, dengan pembukaan dijadwalkan pada 20 Juni dan penutupan pada 28 Juni 2026 di RTP Borarsi.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan menjaga keamanan, ketertiban, dan juga menjaga kebersihan lingkungan kita untuk membantu menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV ini yang tinggal beberapa hari lagi,” ajaknya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *