OJK Edukasi Pelajar Tambrauw, Dorong Literasi Keuangan Digital Sejak Dini

TAMBRAUW, SURYA ARFAK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui program OJK Goes to School yang digelar di SMKS Advent Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Rabu (6/5).

Kegiatan bertema Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar terkait pentingnya perencanaan keuangan, budaya menabung, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Manajer Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK, Stella Matitaputty, yang mewakili Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, menegaskan bahwa literasi keuangan sejak usia sekolah merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Pemahaman keuangan dan kebiasaan menabung sejak dini akan membantu pelajar menjadi generasi yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak serta lebih terlindungi dari berbagai bentuk penawaran produk keuangan yang tidak sesuai ketentuan,” ujar Stella.

Kepala SMKS Advent Sausapor, Isak Yahya Yandeday, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai tema literasi keuangan digital sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda di era saat ini.

“Kami akan menyampaikan manfaat Simpanan Pelajar (SimPel) kepada pimpinan yayasan dan menjadikannya sebagai program prioritas di sekolah kami untuk mendukung masa depan pelajar,” kata Isak.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi para siswa.

Kegiatan OJK Goes to School tersebut diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, dan SMK di bawah Yayasan Advent.

Selain di lingkungan sekolah, pada hari yang sama OJK juga menggelar edukasi keuangan bagi jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) El Tuto Klasis Abun sebagai bagian dari perluasan literasi keuangan di Kabupaten Tambrauw.

Ketua Klasis Abun, Pendeta Frans Mofu, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran OJK menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya edukasi keuangan dilaksanakan secara langsung di wilayah tersebut.

OJK menegaskan akan terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat, khususnya generasi muda, guna mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, dan terlindungi dari risiko aktivitas keuangan ilegal. (***/SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *