MANOKWARI, SURYA ARFAK – Berdasarkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) di Hotel Bidakara Jakarta, pada 10–12 April 2026, PB MI menginstruksikan seluruh pengurus provinsi untuk segera melakukan restrukturisasi organisasi.
Instruksi tersebut mencakup penataan kepengurusan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan nasional yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat.
Menindaklanjuti hasil Rakernas tersebut, Pengurus Muaythai Indonesia Provinsi Papua Barat segera melakukan pembenahan organisasi, sesuai arahan Ketua PB MI Pusat, LaNyalla Mattalitti.
Sejumlah nama telah masuk dalam daftar calon pengurus Muaythai Papua Barat, termasuk kandidat ketua definitif. Hal ini dilakukan agar Muaythai Papua Barat dapat memiliki hak suara dalam struktur keolahragaan di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia Papua Barat.
Berdasarkan hasil Rakernas dan pertemuan bersama Ketua PB MI Pusat, serta mempertimbangkan kesiapan, Abia Indou dipastikan akan menjabat sebagai Ketua Definitif Muaythai Papua Barat.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/4), Abia Indou membenarkan hal tersebut.
“Kalau berdasarkan Rakernas dan pertemuan bersama Ketua PB MI Pusat LaNyalla Mattalitti pada 10 April 2026 di kediamannya di Pancoran, Jakarta Selatan, saya siap untuk memimpin Muaythai Papua Barat. Sudah saatnya anak muda di Papua Barat diberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi atau cabang olahraga, termasuk Muaythai Papua Barat,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov), Abia mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai persiapan, termasuk koordinasi dengan KONI Papua Barat sebagai wadah yang menaungi seluruh cabang olahraga di daerah.
Ia juga menambahkan bahwa untuk kejuaraan nasional yang direncanakan digelar di Bekasi serta ajang olahraga di NTB, Muaythai Papua Barat akan menyiapkan sejumlah atlet sesuai dengan kelas yang dibuka oleh penyelenggara.
(SA01)








