Resmikan Huntara Borobudur, Bupati Hermus dan Wabup Mugiyono Tegaskan Tidak Boleh Tambah Bangunan

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama Wakil Bupati Mugiyono meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Borobudur, Kelurahan Padarni, Jumat (10/4/2026).

Huntara yang dibangun pemerintah daerah ini telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana dasar guna menunjang kualitas hidup masyarakat terdampak secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Bupati Hermus menegaskan agar seluruh bangunan yang telah disediakan dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menambah bangunan di bagian depan maupun samping hunian.

“Kawasan ini kita biarkan terbuka supaya ke depan bisa dibangun fasilitas seperti paving dan dimanfaatkan untuk kegiatan bersama. Jangan sampai kita datang lagi kondisinya sudah kumuh,” tegasnya.

Hermus juga mengungkapkan bahwa pembangunan huntara di lokasi tersebut tidak mudah, mengingat sebelumnya ada penolakan dari sebagian masyarakat, termasuk pemilik hak ulayat. Bahkan, kebakaran di kawasan itu tercatat sudah terjadi hingga tiga kali.

“Kalau hari ini kita sudah bangun, tolong hargai pemerintah dan niat baik ini. Ke depan, kalau ada anggaran, kita akan tambah lagi untuk warga yang belum mendapat,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Mugiyono menyebut huntara yang diresmikan tergolong hunian yang layak dan perlu disyukuri oleh masyarakat penerima manfaat. Meski demikian, ia mengakui jumlah unit yang tersedia belum mampu menampung seluruh warga terdampak.

“Huntara ini diprioritaskan bagi warga yang rumahnya benar-benar terbakar. Yang belum mendapat kami minta bersabar,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manokwari, Joni Towansiba, menjelaskan bahwa pembangunan huntara mencakup 46 unit rumah tipe 36, terdiri dari 32 unit di darat dan 14 unit di atas laut.

Selain itu, pemerintah juga membangun berbagai fasilitas pendukung, antara lain dapur umum, gapura kawasan, dua unit MCK, sarana air bersih, serta pengecoran jalan sepanjang 150 meter. Renovasi dua gedung masing-masing seluas 700 meter persegi dan 400 meter persegi juga turut dilakukan.


Joni menyampaikan apresiasi kepada Bupati Manokwari atas dukungan yang diberikan sehingga pembangunan huntara dapat diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mewujudkan kawasan permukiman yang layak dan tertata,” tandasnya.

Peresmian huntara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Manokwari, Sekda Manokwari, pimpinan perangkat daerah, Ketua GOW Kabupaten Manokwari, serta masyarakat setempat. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *