MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Pameran Harmoni Ekonomi Pesparawi Nasional XIV sebagai sarana mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan perhelatan nasional tersebut.
Ajakan itu disampaikan Mugiyono usai mendampingi Gubernur Papua Barat membuka Pameran Harmoni Ekonomi Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Senin (22/6). Setelah pembukaan, Mugiyono bersama Gubernur juga meninjau sejumlah stan UMKM yang mengikuti pameran.
Mugiyono mengaku bersyukur dan berterima kasih karena Kabupaten Manokwari dipercaya menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV yang tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang berkunjung, melihat, dan berbelanja pada UMKM-UMKM yang mengikuti pameran ini. Banyak produk yang disediakan oleh para pelaku UMKM peserta pameran,” katanya.
Menurut Mugiyono, kehadiran pameran tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah karena menjadi wadah promosi sekaligus mendorong peningkatan transaksi usaha masyarakat.
“Pameran ini sangat positif karena memotivasi pertumbuhan ekonomi yang hari ini membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai dukungan terhadap UMKM tidak harus dilakukan dalam jumlah besar. Dengan membeli satu atau dua produk yang ditawarkan para pelaku usaha, masyarakat sudah turut membantu menggerakkan roda perekonomian dan mendukung keberlangsungan usaha mereka.
“Kehadiran kita untuk membeli satu atau dua produk yang dijual akan membantu UMKM semakin berkembang,” tambahnya.
Mugiyono berharap momentum Pesparawi Nasional XIV dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan dan persaudaraan, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM.
Pameran Harmoni Ekonomi menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV yang menampilkan beragam produk unggulan dari pelaku UMKM, baik dari Papua Barat maupun daerah lain yang turut berpartisipasi dalam ajang nasional tersebut. (SA01)








