MANOKWARI, SURYA ARFAK – Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mewakili Bupati Manokwari meresmikan pagar dan membuka selubung papan nama GKI Jemaat Maranatha Kota, Selasa (30/6). Peresmian tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, gotong royong, iman, dan kepedulian seluruh jemaat dalam membangun rumah Tuhan.
Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama gereja dan pengguntingan pita. Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp150 juta untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana gereja. Hadir mendampingi Sekda, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Ferdy M. Lalenoh dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Alexander Takdare.
Dalam sambutannya, Yan Ayomi mengatakan peresmian pagar dan papan nama gereja bukan sekadar menandai selesainya pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol semangat kebersamaan, gotong royong, iman, dan kepedulian seluruh jemaat dalam membangun rumah Tuhan.
“Momentum ini menjadi simbol semangat kebersamaan, gotong royong, iman, dan kepedulian seluruh jemaat dalam membangun rumah Tuhan,” katanya.
Menurut Yan, pagar yang telah dibangun tidak boleh dimaknai sebagai pembatas, melainkan sebagai simbol tanggung jawab bersama dalam menjaga kesucian rumah ibadah serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat.
Ia mengatakan gereja memiliki peran penting sebagai pusat pelayanan, pembinaan iman, pendidikan karakter, dan pelayanan kasih kepada masyarakat.
Yan menegaskan Pemerintah Kabupaten Manokwari akan terus membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh lembaga keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pemerintah percaya pembangunan akan berhasil apabila pemerintah berjalan bersama gereja, lembaga adat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kolaborasi dan saling melengkapi,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh jemaat GKI Maranatha Kota untuk terus menjadi pelopor dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, toleran, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus memperkuat persatuan, menjaga stabilitas keamanan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Manokwari.
Secara khusus, Yan mengajak generasi muda gereja mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian untuk membangun Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.
“Saya mengajak seluruh generasi muda gereja agar terus mempersiapkan diri menjadi generasi yang unggul, takut akan Tuhan, memiliki integritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Manokwari menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp150 juta kepada GKI Jemaat Maranatha Kota untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana gereja.
Yan juga menyampaikan apresiasi kepada pelaksana harian majelis jemaat, panitia pembangunan, para donatur, serta seluruh jemaat yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, dan doa sehingga pembangunan pagar dan papan nama gereja dapat diselesaikan dengan baik.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan jemaat terus dipelihara sebagai inspirasi untuk bersama-sama membangun Manokwari yang maju, sejahtera, dan diberkati Tuhan. (SA01)








