MANOKWARI, SURYA ARFAK – Klinik on Kampung adalah satu dari dua inovasi daerah yang diluncurkan Bupati Manokwari, Hermus Indou, Kamis (3/7/2025). Klinik on Kampung merupakan wadah yang disediakan Pemkab Manokwari melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) untuk memberikan layanan konsultasi mengenai pengelolaan keuangan di tingkat Kampung atau desa.
“Inovasi Klinik on Kampung ini sesuatu yang sangat luar biasa karena memang kapasitas aparatur kampung kita juga berada dalam keterbatasan, sehingga butuh pembinaan dan pendampingan yang kontinu,” ujar Bupati Hermus, saat melaunching inovasi tersebut.
Hermus berharap melalui Klinik on Kampung aparat kampung mendapatkan pembinaan baik terkait manajemen administrasi kampung maupun tata kelola keuangan kampung.
Dengan demikian, produktivitas kampung mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya dan dapat meminimalisir masalah manajemen dan administrasi dalam tata kelola keuangan kampung.
“Atas pencapaian dan juga terobosan inovatif yang dilakukan ini kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Hermus lalu mengajak untuk mewujudkan inovasi itu secara berkelanjutan di kabupaten Manokwari untuk menghasilkan kinerja pemerintahan yang produktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sehingga kesejahteraan masyarakat pun diharapkan dapat kita wujudkan secara bersama-sama di kabupaten Manokwari,” tukasnya.
Inovator Klinik on Kampung yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Manokwari, Jeffry Sahuburua, menyampaikan bahwa inovasi itu dihadirkan untuk menjawab keterbatasan SDM aparat kampung.
“Selama ini mereka mendapatkan pendampingan dari pendamping kampung tapi belum sepenuhnya efektif. Karena itu, kita hadirkan klinik ini sebagai wadah bagi mereka untuk berkonsultasi langsung mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” katanya.
Di Klinik on Kampung, DPMK Manokwari juga memberikan pelatihan kepada aparat kampung terkait aplikasi perencanaan dan penganggaran yang dipakai di kabupaten Manokwari.
“Kita sudah siapkan admin-admin khusus untuk melatih mereka. Harapan saya ke depan kita punya kampung-kampung ini bisa lebih terbuka dalam pengelolaan keuangan. Itu yang terpenting buat kita dan masyarakat dapat menikmati pembangunan di kampung,” katanya.
Selama ini, lanjut Sahuburua, DPMK Manokwari selalu membantu kampung dalam membuat perencanaan dan pelaporan. Oleh karena itu, di Klinik on Kampung aparat kampung dilatih membuat perencanaan hingga pelaporan dengan harapan nantinya mereka akan mandiri.
Saat ini, tambah Sahuburua, Klinik on Kampung dibuka di kantor DPMK Manokwari. Namun ke depan diharapkan di setiap distrik atau kecamatan ada Klinik on Kampung agar mudah dijangkau aparat kampung yang hendak berkonsultasi.
Namun untuk membuka Klinik di distrik, menurut Sahuburua, SDM di tingkat distrik juga harus dipersiapkan terlebih dahulu.
“Sebab kalau bicara klinik, semua permasalaan dari kampung harus bisa terjawab di situ. Jadi memang harus kita siapkan sumber daya manusia di distrik. Itu rencana jangka panjang, yang sekarang berjalan adalah yang jangka pendek,” tukasnya. (SA01)








