HUT ke-70 GKI, Hermus: Momentum Merefleksikan Tanggung Jawab Gereja dalam Kehidupan Masyarakat

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, tidak hanya dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, tetapi juga memperkuat karakter, persaudaraan, toleransi, dan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Hermus melalui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, pada syukuran HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Senin (26/10). Menurut Hermus, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral masyarakat, kuatnya persaudaraan, serta terpeliharanya nilai-nilai kemanusiaan.

Ia mengatakan GKI di Tanah Papua diharapkan terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyukseskan pembangunan Kabupaten Manokwari sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah periode 2025–2030. Gereja dinilai memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang beriman, berkarakter, rukun, dan sejahtera.

“70 tahun perjalanan pelayanan merupakan bukti nyata kesetiaan Tuhan dalam menuntun gereja untuk terus bertumbuh, melayani, dan menjadi berkat bagi umat serta masyarakat di Tanah Papua,” katanya.

Menurut Hermus, peringatan HUT ke-70 GKI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah, tetapi juga kesempatan merefleksikan kembali panggilan dan tanggung jawab gereja di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang. Gereja dipanggil menghadirkan kasih Tuhan melalui pelayanan nyata, memperkuat iman umat, membangun karakter generasi muda, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Ia menilai gereja tidak hanya menjadi tempat umat beribadah, tetapi juga harus hadir sebagai sumber pengharapan, kekuatan, dan perubahan positif bagi kehidupan bersama. Karena itu, tema “Menjadi Gereja Pembawa Keadilan, Kedamaian dan Kesejahteraan” dinilai memiliki makna penting dalam memperkuat peran gereja di tengah masyarakat.

Hermus juga mengajak seluruh jemaat GKI menjadi pelopor dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Manokwari. Perbedaan, katanya, bukan penghalang untuk hidup berdampingan, melainkan kekuatan dalam membangun persatuan dengan tetap menghargai adat, budaya, dan nilai kebersamaan.

Memasuki usia ke-70, Hermus berharap GKI di Tanah Papua semakin kuat dalam iman, luas dalam pelayanan, serta semakin nyata menghadirkan keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan. Ia mengajak pemerintah, gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat berjalan bersama karena pembangunan yang berhasil membutuhkan persatuan, kepercayaan, dan semangat gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga memberikan sumbangan sebesar Rp150 juta untuk menunjang kelancaran berbagai kegiatan HUT ke-70 GKI di Tanah Papua. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *