MANOKWARI, SURYA ARFAK – Memasuki usia kehamilan tujuh bulan, Ema Onawame (27) mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang kelahiran anak keempatnya. Salah satunya memastikan akses pelayanan kesehatan lebih dekat dengan tempat tinggalnya di Manokwari.
Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sebelumnya terdaftar di salah satu fasilitas kesehatan (faskes) di Timika, Ema mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari untuk mengurus perpindahan faskes. Langkah tersebut dilakukan agar pemeriksaan kehamilan hingga persalinan nantinya lebih mudah diakses.
“Sebelumnya faskes saya terdaftar di Timika karena suami kerja di sana. Setelah kami pindah ke Manokwari, dan saat ini saya juga sedang mengandung anak keempat, ketika sudah mendekati waktu persalinan bidan menyarankan saya untuk mengubah faskes ke yang lebih dekat dengan tempat tinggal kami,” ujar Ema.
Bagi Ema, perubahan faskes bukan sekadar urusan administrasi, tetapi bagian dari persiapannya memastikan pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan lokasi pelayanan yang lebih dekat, ia dapat lebih mudah mendapatkan pemeriksaan sesuai kebutuhan selama masa kehamilan.
Pengalaman menggunakan JKN juga bukan hal baru bagi Ema. Sejak kehamilan anak pertama hingga kehamilan keempat saat ini, ia telah memanfaatkan kepesertaannya untuk mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan selama masa kehamilan hingga persalinan.
“Sejak kehamilan anak pertama hingga keempat, JKN selalu menjadi andalan keluarga kami. Saya bersyukur dengan adanya program ini karena sangat membantu kami dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, khususnya selama masa kehamilan dan persalinan,” ungkapnya.
Selama menjadi peserta JKN, Ema juga merasakan pelayanan yang baik ketika menjalani pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan sebelumnya di Timika. Menurutnya, dokter dan petugas kesehatan memberikan pelayanan secara profesional serta membantu menjelaskan kondisi dan kebutuhan pemeriksaannya.
“Pelayanan yang saya dapatkan selama ini sangat baik dan membuat saya merasa puas. Dokter dan petugas kesehatan juga sangat profesional, baik di fasilitas kesehatan tempat saya sebelumnya maupun di tempat saya mendapatkan pelayanan saat ini,” ujar Ema.
Kini, dengan usia kehamilan memasuki tujuh bulan, Ema mulai mempersiapkan persalinan yang direncanakan berlangsung di Manokwari. Ia berharap seluruh rangkaian pemeriksaan hingga proses persalinan dapat berjalan lancar dan dirinya bersama calon buah hati memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Pengalaman tersebut membuat Ema berharap semakin banyak masyarakat di Kabupaten Manokwari memahami manfaat Program JKN. Menurutnya, kepesertaan JKN memberikan dukungan ketika masyarakat membutuhkan akses pelayanan kesehatan, termasuk bagi ibu yang menjalani masa kehamilan hingga persalinan.
“Harapannya semoga BPJS semakin dikenal masyarakat Manokwari dan semakin banyak masyarakat yang tahu manfaatnya. Karena menurut saya, BPJS sangat membantu ketika kita membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Ema.
Bagi Ema, perjalanan menggunakan JKN sejak kehamilan pertama hingga kehamilan keempat menjadi pengalaman yang memberikan manfaat bagi keluarganya. Dengan kepesertaan yang tetap aktif dan akses fasilitas kesehatan yang lebih dekat, ia kini dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih siap sembari menantikan kelahiran buah hatinya. (SA01)








