MANOKWARI, SURYA ARFAK – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menghadiri ibadah Persekutuan Oikumene Instansi Vertikal, Jumat (20/6/2025).
Pada kesempatan itu, Gubernur Dominggus berharap ibadah bersama rutin dilaksanakan setiap bulan oleh semua instansi di Papua Barat.
“Saya harapkan ibadah ini rutin dilaksanakan, di provinsi juga demikian. Kita sudah mulai awal Maret setelah pelantikan dan mulai melaksanakan tugas sebagai gubernur,” ungkap Dominggus.
Namun untuk instansi vertikal, kata Dominggus, ada 55 instansi, sehingga perlu dipikirkan agar setiap bulan ibadah bersama bisa dilakukan lebih dari sekali. Sebab jika dilaksanakan sekali sebulan, dalam setahun hanya 12 instansi yang menjadi tuan rumah ibadah bersama.
Menurut Dominggus, ibadah bersama penting selain untuk memperkuat iman juga memampukan ASN dan pemimpin instansi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta menjauhkan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saya juga harapkan dengan ibadah ini memampukan kita menjabarkan tugas kepada staf, sehingga semua staf mendapat tugas sesuai tupoksi dan merasa diberdayakan agar mereka bekerja dengan baik,” ujarnya.
Dominggus juga mengajak semua komponen masyarakat untuk menjaga toleransi dan kerukunan di provinsi Papua Barat.
“Mari jaga toleransi, kerukunan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan semua suku, agama, adat, dan bahasa karena itu menjadi modal kita dalam melaksanakan pembangunan di Papua Barat, tanah Papua, dan Indonesia,” tukasnya.

Ketua Oikumene Instansi Vertikal Papua Barat, Simon Tjane, mengatakan bahwa ada 55 instansi vertikal di Papua Barat dan semuanya menginginkan adanya kolaborasi yang erat.
Dia bersyukur Gubernur Dominggus bisa meluangkan waktu untuk hadir dalam ibadah bersama Persekutuan Oikumene Instansi Vertikal di Papua Barat.
“Inilah kami Bapak, kami mohon dukungan, arahan, nasihat, apabila kami berjalan salah langkah,” tukasnya.
Kepala BPS Papua Barat, Merry, MP, menegaskan bahwa kehadiran instansi vertikal bersama pimpinannya memiliki satu komitmen yang sama yakni membangun Papua Barat.
Dia juga meminta dukungan Pemprov Papua Barat dan semua instansi vertikal terhadap Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan bulan depan. (SA01)








