MANOKWARI, SURYA ARFAK – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari menggelar rapat koordinasi penguatan keamanan dan kenyamanan pariwisata bersama sejumlah pemangku kepentingan, Kamis (29/10).
Rapat yang melibatkan pimpinan Unipa, Direktorat Pamobvit Polda Papua Barat, Polresta Manokwari, ASITA, travel agent, PHRI, HPI, Imigrasi Manokwari, serta instansi terkait di lingkup Pemkab Manokwari tersebut menindaklanjuti tindak kekerasan yang dialami seorang warga negara Belanda di Manokwari pada Minggu (25/10).
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Imanuel Pangaribuan, mengatakan kejadian tersebut menjadi perhatian setelah viral di media sosial. Kementerian Pariwisata juga telah meminta klarifikasi kepada pihaknya terkait peristiwa tersebut.
“Kami juga sudah memberikan klarifikasi kepada Kementerian Pariwisata terkait hal itu,” kata Imanuel.
Menurutnya, rapat koordinasi digelar untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak dalam memperkuat upaya mewujudkan pariwisata Manokwari yang aman dan nyaman bagi wisatawan. Salah satu pembahasannya adalah mengidentifikasi potensi risiko keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan di sejumlah destinasi wisata.
Identifikasi tersebut diperlukan untuk mengetahui destinasi yang memiliki potensi gangguan serta menentukan langkah antisipasi yang dapat dilakukan. Dengan demikian, pengelola dan pemangku kepentingan dapat menyiapkan strategi pengamanan yang lebih baik bagi wisatawan.
Selain membahas potensi risiko, rapat juga membicarakan strategi dan upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Manokwari. Termasuk di dalamnya mekanisme dan prosedur pelaporan apabila terjadi gangguan keamanan atau kejadian yang menimpa wisatawan.
Imanuel menyampaikan apresiasi kepada Polresta Manokwari yang merespons dengan cepat kejadian tersebut. Ia juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang turut mendampingi korban selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari kami menyampaikan terima kasih kepada Polresta Manokwari dan semua pihak yang telah memberikan respons serta pendampingan kepada korban,” ujarnya.
Imanuel berharap penguatan koordinasi lintas sektor dapat meningkatkan keamanan destinasi wisata sekaligus memberikan rasa percaya dan nyaman kepada wisatawan. Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi sehingga citra Manokwari sebagai daerah tujuan wisata dapat terus dijaga. (SA01)








