MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kabupaten Manokwari mendapat hadiah penambahan satu mockup Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Hadiah diberikan oleh Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, saat meresmikan Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi, karena 173 kampung dan kelurahan di kabupaten Manokwari telah melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Tak hanya itu, 138 Koperasi Merah Putih di kabupaten Manokwari dalam proses verifikasi legalitas di Kementerian Hukum dan 32 koperasi telah memiliki AHU. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di provinsi Papua Barat.
Terkait penambahan mockup Koperasi Merah Putih, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari, Herman Rona, mengatakan bahwa koperasi percontohan tersebut untuk bidang perikanan.
“Untuk koperasi percontohan perikanan,” ujar Herman.
Menurutnya, Dinas Koperasi dan UMKM Manokwari akan melakukan survei untuk memastikan kesiapan koperasi perikanan.
“Karena ada enam gerai yang ditawarkan di situ. Jadi kita akan lihat mana yang layak di antara koperasi-koperasi yang ada di pesisir. Kami belum tentukan di lokasi mana, tapi nanti dilakukan validasi lapangan untuk memastikan kesiapan,” ujarnya.
Herman menambahkan bahwa ketika meresmikan Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi, Wakil Menteri Koperasi juga meminta kabupaten Manokwari mengusulkan 10 Koperasi Merah Putih untuk mendapatkan dana bergulir dari Kementerian Koperasi.
Terkait ini pun, Herman mengatakan bahwa pihaknya belum menentukan 10 koperasi dimaksud.
“Karena baru hari Sabtu kemarin, jadi hari ini baru menyusun rencana untuk melakukan validasi terhadap koperasi-koperasi dari 138 Koperasi Merah Putih yang terbentuk,” ujarnya.
Menurut Herman, untuk mendapatkan bantuan dana bergulir Koperasi Merah Putih harus memiliki 6-7 gerai.
“Jadi ada kantor koperasi, gerai simpan pinjam, ada klinik, ada toko tani, kemudian logistik transportasi atau alat angkut, kemudian gudang, termasuk potensi usaha setempat,” tukasnya. (SA01)








