Bupati Hermus: Pesparawi Jadi Kesempatan Lihat Papua yang Damai dan Penuh Sukacita

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengajak seluruh peserta dan tamu Pesparawi Nasional XIV untuk melihat Papua secara langsung dan tidak hanya mengenalnya melalui pemberitaan yang sering kali menampilkan sisi negatif.

Menurut Hermus, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal Papua secara utuh. Pengetahuan tentang Papua kerap diperoleh dari media, sementara berbagai stigma negatif masih melekat di benak sebagian orang.

“Masih banyak orang yang belum tahu tentang Papua. Banyak orang mengetahui Papua hanya melalui media. Namun ada banyak hal negatif yang diberitakan dan stigma negatif yang mungkin melekat di hati banyak orang tentang Papua,” kata Hermus saat menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta dan tamu Pesparawi Nasional XIV di Mansinam Beach Hotel, Jumat (19/6) malam.

Melalui pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Hermus meyakini para peserta dapat membuktikan sendiri bahwa Papua merupakan tanah yang damai, penuh sukacita, dan terbuka bagi siapa saja.

“Akan tetapi lewat Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, saya yakin bapak dan ibu bisa melakukan klarifikasi langsung di lapangan bahwa Papua penuh damai dan sukacita,” ujarnya.

Hermus berharap Pesparawi tidak hanya menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan integritas bangsa Indonesia.

“Biarlah Pesparawi terus memperkuat integritas bangsa dan menjadikan kita pribadi yang selalu melayani Tuhan serta mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pesparawi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membangun Tanah Papua. Menurutnya, integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah integrasi yang kosong, melainkan integrasi yang menjunjung tinggi harga diri dan martabat masyarakat Papua.

“Karena itu, negara membangun Papua adalah hal yang benar,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari dan masyarakat setempat, Hermus menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, kontingen, dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir dalam perhelatan nasional tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Manokwari dengan hati terbuka, dengan cinta kasih, serta bangga dan hormat, kami ucapkan selamat datang dan selamat tiba di Kabupaten Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tamu yang telah meluangkan waktu datang ke Manokwari untuk mengikuti dan menyaksikan langsung Pesparawi Nasional XIV.

Hermus berharap momentum Pesparawi menjadi ajang silaturahmi nasional yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Manokwari dan Papua Barat adalah miniatur Indonesia. Dengan moto ‘Manokwari untuk Semua dan Semua untuk Manokwari’ serta ‘Membangun dengan Hati, Mempersatukan dengan Kasih’, kita ingin melestarikan keberagaman sebagai kekayaan bangsa dan melestarikan Indonesia di Tanah Papua,” katanya.

Selain memberikan dampak sosial dan spiritual, Hermus menilai kehadiran ribuan peserta Pesparawi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. Tingkat hunian hotel meningkat dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan dampak positif dari perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

“Kehadiran semua peserta dan tamu memberikan nilai tambah karena mendorong perputaran ekonomi. Hotel-hotel penuh dan produk UMKM juga laku,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Hermus mengajak seluruh peserta menikmati keindahan alam dan destinasi wisata di Manokwari dan Papua Barat, seperti Pulau Mansinam, Pantai Pasir Putih, Pantai Amban, hingga kawasan Kwau yang dikenal sebagai habitat burung pintar.

“Selamat menikmati Pesparawi serta menikmati Manokwari dan Papua Barat. Kalau ada waktu, silakan berkunjung dan menikmati keindahan daerah kami,” tandasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *