Alun-alun Rumah Kaki Seribu Dibangun Bertahap, Padukan Ruang Publik dan Budaya Arfak

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari telah menggelar rapat pemantapan pembangunan Alun-alun Kota Rumah Kaki Seribu yang berlokasi di Jalan Percetakan Negara.

Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 dan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manokwari, Alberthus, mengatakan bahwa pada tahap awal tahun ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp8 miliar, meskipun masih menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran.

“Untuk tahun ini karena efisiensi, dianggarkan sekitar Rp8 miliar lebih. Mudah-mudahan pada perubahan anggaran bisa ditambah lagi,” ujarnya, Senin (27/4).

Ia menjelaskan, konsep Alun-alun Kota Rumah Kaki Seribu tidak hanya menghadirkan ruang terbuka hijau, tetapi juga unsur budaya lokal sebagai identitas kawasan.

Di dalam kawasan tersebut akan dibangun taman kota serta Rumah Kaki Seribu, yang terinspirasi dari rumah tradisional Suku Arfak.

“Sesuai namanya Alun-alun Kota Rumah Kaki Seribu, jadi ada taman dan juga Rumah Kaki Seribu di dalamnya,” katanya.

Rumah Kaki Seribu tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai ikon budaya, tetapi juga dapat digunakan sebagai aula atau panggung kegiatan masyarakat.

Selain itu, kawasan alun-alun juga akan dilengkapi dengan fasilitas lapangan sepak bola mini untuk mendukung aktivitas olahraga masyarakat.

Pemerintah daerah berharap pembangunan alun-alun ini dapat menjadi ruang publik baru yang representatif sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Manokwari. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *