MANOKWARI, SURYA ARFAK – Ketua Umum Muaythai Indonesia Papua Barat, Abia Indou, meminta seluruh pihak tidak membawa-bawa nama Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam suksesi Ketua Umum KONI Papua Barat. Abia menegaskan, tidak ada intervensi Bupati Hermus dalam keputusan Muaythai Papua Barat memberikan dukungan kepada bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat, Yosias Saroy.
“Saya tegaskan bahwa kami pengurus Muaythai Papua Barat dalam memberikan dukungan kepada bakal calon Ketua Umum KONI tidak diintervensi oleh pihak manapun,” tegas Abia, Senin (7/9).
Penegasan tersebut disampaikan Abia untuk menjawab isu dan pesan yang beredar di sejumlah grup WhatsApp yang menyebut Muaythai Papua Barat mendapat intervensi Bupati Hermus untuk menarik dukungan kepada Yosias Saroy dan mengalihkannya kepada bakal calon lainnya.
Abia mengakui Hermus Indou merupakan kakak kandungnya. Namun, hubungan keluarga tersebut tidak boleh dijadikan dasar untuk menyeret nama Bupati Manokwari ke dalam keputusan organisasi Muaythai Papua Barat maupun proses suksesi Ketua Umum KONI Papua Barat.
“Jangan pernah membawa nama Bupati Manokwari. Walaupun beliau kakak kandung saya, beliau tidak pernah mencampuri urusan pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat,” tegasnya.
Menurut Abia, Muaythai Papua Barat memiliki mekanisme organisasi sendiri dalam menentukan sikap politik organisasinya. Dukungan kepada Yosias Saroy merupakan keputusan pengurus Muaythai Papua Barat dan tidak lahir dari arahan, tekanan maupun intervensi Bupati Hermus.
Karena itu, Abia meminta pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut agar tidak membangun opini dengan mengaitkan keputusan Muaythai Papua Barat dengan posisi maupun hubungan keluarganya dengan Bupati Manokwari.
“Jangan bawa nama Bupati Hermus dalam urusan KONI Papua Barat. Beliau tidak pernah ikut campur dalam keputusan kami. Apa yang menjadi keputusan Muaythai Papua Barat adalah keputusan pengurus,” ujarnya.
Abia juga memastikan dukungan kepada Yosias Saroy telah final. Muaythai Papua Barat tidak akan menarik rekomendasi yang telah diberikan kepada salah satu bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat tersebut.
“Itu sudah final, hasil keputusan kami pengurus Muaythai Papua Barat dan dukungan itu tidak akan ditarik kembali,” tandas Abia.
Ia menegaskan, hubungan keluarga antara dirinya dan Bupati Hermus tidak boleh dipelintir menjadi isu intervensi dalam suksesi KONI Papua Barat. Menurutnya, Muaythai Papua Barat bertanggung jawab atas setiap keputusan yang telah diambil melalui mekanisme organisasi.
Abia berharap seluruh pihak menghormati independensi setiap cabang olahraga dalam menentukan sikap dan tidak menyeret nama pihak lain untuk kepentingan kontestasi Ketua Umum KONI Papua Barat. (SA01)








