MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pengurus Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Provinsi Papua Barat menggelar rapat koordinasi dan konsultasi bersama pengurus AAFI Pusat secara virtual, Jumat (14/8).
Rapat tersebut dihadiri Ketua AAFI Papua Barat Ahmad Almaun, Sekretaris AAFI Papua Barat Milander Kaunang, serta jajaran pengurus lainnya.
Ketua AAFI Papua Barat, Ahmad Almaun, mengatakan rapat tersebut merupakan pertemuan perdana pengurus AAFI Papua Barat dengan pengurus AAFI Pusat sejak kepengurusan terbentuk.
“Dalam rapat tadi kita berkoordinasi sekaligus konsultasi mengenai pengembangan AAFI di Papua Barat dalam pembinaan futsal usia dini,” kata Ahmad.
Menurutnya, salah satu agenda utama yang dibahas adalah aturan pelaksanaan turnamen yang akan digelar AAFI Papua Barat tahun ini.
“Tadi juga kita minta khusus untuk berkoordinasi terkait aturan-aturan karena kita sudah mengagendakan melaksanakan turnamen dalam tahun ini,” ujarnya.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan turnamen nantinya tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan AAFI Pusat dan tidak bertentangan dengan aturan organisasi.
“Kita sudah mendapatkan gambaran, sehingga sesuai agenda bulan depan kita bisa menyelenggarakan turnamen futsal usia dini di Manokwari,” katanya.
Ahmad menjelaskan, AAFI Papua Barat akan terlebih dahulu memperkuat fondasi organisasi dan pembinaan futsal usia dini di Kabupaten Manokwari. Setelah sistem pembinaan dan organisasi di Manokwari semakin kuat, program tersebut akan dikembangkan ke seluruh kabupaten di Provinsi Papua Barat.
“Untuk tahap awal kita ingin memperkuat fondasi di Kabupaten Manokwari terlebih dahulu. Setelah itu baru kita kembangkan ke semua daerah di Provinsi Papua Barat,” jelasnya.
Ia menambahkan, turnamen yang akan digelar di Manokwari nantinya tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pemain usia dini, tetapi sekaligus menjadi sarana memperkenalkan AAFI Papua Barat kepada masyarakat sebagai wadah pembinaan futsal usia dini.
Ahmad berharap kehadiran AAFI Papua Barat dapat memperkuat sistem pembinaan futsal sejak usia dini secara berkelanjutan dan melahirkan lebih banyak pemain muda potensial dari Papua Barat. (SA01)








