MANOKWARI, SURYA ARFAK – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan di Provinsi Papua Barat, baik melalui perjuangan aspirasi masyarakat maupun dukungan terhadap program-program pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekda Papua Barat, Syors Alberth Ortisanz Marini, saat mewakili Gubernur Papua Barat pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Papua Barat yang digelar di Manokwari, Sabtu (13/12/2025).
Dalam sambutannya, Syors menyampaikan harapan agar melalui Muswil tersebut, PKB Papua Barat semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Papua Barat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
“Kami berharap Muswil ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik demi kepentingan masyarakat Papua Barat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat dalam forum musyawarah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan justru menjadi kekuatan, selama tetap dijalankan dalam semangat persaudaraan dan tujuan bersama. Muswil diharapkan menjadi ajang penyatuan visi dan langkah menuju Papua Barat yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Papua Barat, Iskandar Tassa, mengatakan bahwa Muswil merupakan solusi konstitusional yang bersifat monumental sebagai bagian dari evaluasi dan penataan manajemen administrasi, sekaligus penguatan struktur kelembagaan partai.
Menurutnya, Muswil juga menjadi forum untuk mengkonsolidasikan kekuatan partai mulai dari tingkat wilayah hingga ranting sebagai persiapan menghadapi agenda-agenda politik ke depan, terutama Pemilu 2029.
“Restrukturisasi organisasi dan penyegaran kelembagaan perlu dilakukan secara periodik agar kaderisasi berjalan ideal dan mampu meningkatkan kualitas serta kapasitas partai,” kata Iskandar.
Ia menambahkan, penguatan kaderisasi PKB akan dilakukan melalui berbagai program seperti pelatihan kepemimpinan, pendidikan politik, pengembangan kapasitas, pembinaan karakter, serta optimalisasi peran kader. Dengan demikian, kader PKB diharapkan mampu tampil sebagai pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. (SA01)








