Kurang dari Satu Jam, Dukcapil Manokwari Terbitkan Dokumen Kependudukan bagi Korban Kebakaran

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manokwari bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bupati Manokwari, Hermus Indou, terkait penerbitan dokumen kependudukan bagi tiga keluarga korban kebakaran di Jalan Esau Sessa (Jalan Baru).

Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh dokumen kependudukan pengganti berhasil diterbitkan dan langsung diantarkan kepada keluarga terdampak.

Kepala Dinas Dukcapil Manokwari, Rustam Efendi, mengatakan bahwa pihaknya memenuhi seluruh dokumen kependudukan yang hilang akibat musibah tersebut.

“Saya mengira sehari atau dua hari setelah kejadian kebakaran sudah dilaporkan ke Dinas Dukcapil sehingga bisa langsung diganti. Namun setelah tiba di lokasi, baru kami tahu bahwa laporan belum disampaikan. Setelah dilaporkan, kami langsung menerbitkan dokumen penggantinya,” jelas Rustam, usai mendampingi Bupati Manokwari, mengunjungi korban kebakaran di Jalan Baru, Jumat (12/12/2025).

Ia menyebutkan terdapat dua bayi yang terlambat dilaporkan lahirnya, yakni bayi yang lahir pada Juli dan September 2025. Namun Dukcapil memastikan akan segera memproses akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA) bagi keduanya.

“Dalam waktu tidak lama, akta dan KIA dua bayi ini akan terbit,” ujarnya.

Dokumen yang diserahkan kepada keluarga korban antara lain kartu keluarga, KTP elektronik suami istri, akta kelahiran orang tua, dan kartu identitas anak untuk anak kedua. Sementara anak ketiga yang belum memiliki dokumen langsung diproses untuk penerbitan akta kelahiran dan KIA.

Rustam mengingatkan warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat musibah agar melapor ke kepolisian setempat. Dengan surat keterangan kehilangan dari kepolisian, Dukcapil dapat menerbitkan dokumen pengganti tanpa biaya.

“Prosesnya gratis dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit,” tegasnya.

Upaya cepat ini diharapkan membantu keluarga korban untuk segera memulihkan administrasi kependudukan mereka pascakebakaran. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *