MANOKWARI, SURYA ARFAK – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menunjukkan perannya sebagai solusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui perluasan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan menyeluruh. Manfaat tersebut dirasakan oleh jutaan penduduk, termasuk Diana Novitasari (18), warga Prafi, Kabupaten Manokwari, yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Diana harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat akibat infeksi saluran kemih yang dialaminya. Ia mengaku awalnya mengalami sulit buang air kecil yang lama-kelamaan disertai rasa nyeri. Kondisi tersebut membuat orang tuanya membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Setelah hasil pemeriksaan keluar, dokter menyampaikan bahwa saya mengalami infeksi saluran kemih dan harus dirawat inap terlebih dahulu. Ini pengalaman pertama saya dirawat di rumah sakit,” ujarnya.
Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika bakteri masuk melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih. Jika tidak ditangani, infeksi dapat menyebar hingga ke ginjal dan menimbulkan komplikasi serius. Selain perawatan medis, Diana juga disarankan meningkatkan konsumsi air mineral untuk membantu membersihkan saluran kemih dari bakteri.
Selama menjalani perawatan, Diana merasa sangat terbantu dengan adanya JKN. Ia menyebut pelayanan rumah sakit memuaskan, fasilitas memadai, petugas ramah, dan proses administrasi berjalan cepat.
“Pelayanan di rumah sakit sangat baik. Petugas kesehatan bekerja kompeten, obat-obatan lengkap, makanan pasien tepat waktu, dan kamar sangat nyaman. Saya merasa semua yang diberikan ini bukti keseriusan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN,” tuturnya.
Diana menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien JKN dan pasien umum. Yang membuatnya bersyukur, seluruh biaya perawatan ditanggung penuh tanpa ia harus mengeluarkan biaya pribadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan program JKN dengan sangat baik.
“Saya sangat terbantu selama pengobatan berkat program JKN. Saya berharap program ini terus berlanjut dan menjadi penolong bagi masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah terpencil. Dengan BPJS Kesehatan, masyarakat lebih tenang karena kita tidak pernah tahu kapan sakit datang,” tutupnya. (SA01)








