Pembangunan Hunian Sementara Korban Kebakaran Borobudur Capai 30 Persen

MANOKWARI, SURYA ARFAK — Pembangunan hunian sementara bagi warga korban kebakaran di kawasan Borobudur, Kelurahan Padarni, Kabupaten Manokwari, kini telah mencapai sekitar 30 persen. Pemerintah Kabupaten Manokwari menargetkan proyek ini rampung sebelum akhir tahun 2025, agar segera dapat ditempati oleh para korban.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan bahwa pembangunan hunian sementara ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Manokwari. Program tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pemkab Manokwari berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Pembangunan hunian sementara ini salah satu langkah konkret untuk membantu warga yang terdampak kebakaran, sekaligus memperbaiki kawasan Borobudur,” ujar Hermus, usai meninjau pembangunan hunian sementara Borobudur, Selasa (7/10/2025).

Selain membangun 46 unit rumah sementara, pemerintah juga melakukan renovasi terhadap gedung eks Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Manokwari, yang memiliki kapasitas sekitar 70 orang. Hunian ini diharapkan mampu menampung seluruh warga terdampak, sebagian besar di antaranya berprofesi sebagai nelayan.

Hermus menambahkan, pemerintah daerah berharap seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kita berharap di akhir tahun nanti kegiatan ini bisa selesai dan dapat segera diresmikan untuk dihibahkan kepada masyarakat agar dapat digunakan,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan, pembangunan hunian sementara ini tidak hanya bersifat tanggap darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penataan kawasan permukiman agar lebih layak dan tertata. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *