LPPD Babel Tinjau Kesiapan Manokwari sebagai Tuan Rumah Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan survei lokasi penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, yang akan menjadi tuan rumah pada Juni 2026 mendatang. Rombongan dari Babel dipimpin oleh Ketua LPPD Babel, Fredi Mth.

Dalam kunjungannya, Fredi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat. “Kami hadir di sini untuk memastikan kesiapan akomodasi, transportasi, dan lokasi lomba dalam rangka penyelenggaraan event nasional ini,” ujarnya.

Rombongan LPPD Babel diterima oleh Ketua Harian Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba, beserta jajaran panitia terkait. Jacob Fonataba memberikan paparan terkait persiapan panitia dalam menyambut perhelatan akbar yang rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Pada dasarnya kami selaku panitia penyelenggara sedang mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah event nasional ini. Sesuai jadwal yang disepakati, kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 20 Juni 2026 dan dijawalkan Presiden RI Prabowo Subianto membuka acara ini pada opening ceremoni yang berlangsung di lapangan RTP Borarsi Manokwari,” ungkap Fonataba.

Koordinator Seksi Akomodasi Panitia Pesparawi Nasional, Ferdy M. Lalenoh, menjelaskan bahwa persiapan akomodasi peserta telah dilakukan dengan mengelompokkan kontingen masing-masing.

“Dengan total peserta berdasarkan update data terakhir mencapai 8.063 orang, maka kami menerapkan skema in-out untuk mengakomodir jumlah peserta yang ada, disesuaikan dengan jumlah hotel dan penginapan,” jelasnya.

Ferdy menambahkan, jika skema tersebut belum mencukupi, pihaknya akan mempertimbangkan alternatif hotel terapung dengan penggunaan kapal milik Pelni. “Namun, kami masih berusaha memaksimalkan fasilitas yang ada di darat,” imbuhnya.

Pada intinya, kata Ferdy, seksi akomodasi akan berupaya maksimal untuk dapat mempersiapakan tempat tinggal yang representatif bagi para peserta. Skema in-out yang digunakan ini akan disesuaikan dengan jadwal lomba, sehingga peserta yang telah menyelesaikan lomba dapat segera langsung kembali ke daerah masing-masing dan selanjutnya akan diisi oleh kontingen lainya berdasarkan jadwal lomba berikutnya.

Setelah rapat koordinasi, tim LPPD Babel bersama panitia melakukan survei ke lokasi-lokasi kegiatan yang akan digunakan dalam Pesparawi Nasional XIV di antaranya beberpa venue lomba sperti Gedung Arfak Convention Hall ACH Polda Papua Barat dan Gedung Dharma Wanita Provinsi Papua Barat. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *