Fraksi PDI Perjuangan DPRK Manokwari Dukung Penuh Pembangunan Gedung Mambruk dan Infrastruktur Strategis Lainnya

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Fraksi PDI Perjuangan DPRK Manokwari menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program pembangunan infrastruktur strategis yang dilaksanakan oleh Pemkab Manokwari melalui Bupati Hermus Indou dan Wakil Bupati H. Mugiyono.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRK Manokwari, Trisep Kzmbuaya, mengatakan ada sejumlah program strategis yang telah dicanangkan di kabupaten Manokwari. Pertama, adalah perpanjangan runway bandara Rendani tahap I yang telah tuntas dan akan dilanjutkan dengan perpanjangan tahap berikut kurang lebih sepanjang 700 meter.

“Ini merupakan wujud keseriusan Bupati Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono agar bandara Rendani ke depan akan jauh lebih baik karena dilengkapi dengan 4 garbarata. Dengan demikian penerbangan dapat melayani masyarakat kabupaten Manokwari dengan baik dan penumpang juga merasa aman dan nyaman,” kata Trisep di gedung DPRK Manokwari, Selasa (16/9/2025).

Selanjutnya, kata Trisep, adalah pembangunan Pasar Sentral Sanggeng. Pasar tersebut, menurut Trisiep, sudah cukup lama dan rusak dan Bupati Hermus berani membangunnya lagi pada masa kepemimpinannya.

“Sisa pembangunan itu akan didukung penuh melalui APBD Kabupaten Manokwari untuk dituntaskan pada tahun 2025. Berikut adalah pembangunan RTP Borarsi. Itu juga sama. Tahun lalu sudah dieksekusi dan pada APBD Manokwari 2025 akan diselesaikan pekerjaannya, sehingga ditargetkan pada bulan November tahun ini sudah diresmikan,” ujarnya.

Khusus untuk pembangunan Gedung Mambruk atau Gedung Wanita di Jalan Percetakan Negara, Trisep menyatakan, Fraksi PDI Perjuangan mendukung penuh kebijakan Bupati Manokwari untuk membangun gedung tersebut.

“Mengapa? Karena gedung ini sudah lama. Dulu sering kita sebut Gedung Wanita. Ini sudah lama dan sangat tidak layak, sehingga ada itikad baik, niat baik dari Bupati Manokwari untuk membangun sebuah gedung yang layak dan representatif di kabupaten Manokwari. Mari kita sebagai anggota DPRK Manokwari, kita harus mendukung penuh,” tegasnya.

Sebelumnya, ada anggota DPRK Manokwari yang mempertanyakan pembangunan Gedung Mambruk yang dinilai tidak dilelang secara terbuka.

Terkait itu, Trisep proses pembangunan Gedung Mambruk tidak perlu dipersoalkan. Yang perlu dilihat adalah manfaat gedung tersebut setelah pembangunan diselesaikan.

“Soal prosesnya, proses bagaimana pembangunan itu dilakukan saya pikir tidak perlu kita persoalkan sebagai anggota DPRK Manokwari. Prosesnya sudah benar. Kalau ada niat lain, itu silakan dikomunikasikan secara internal. Tapi kita melihat dari manfaat dari pembangunan ini untuk melayani masyarakat kabupaten Manokwari setelah pembangunan gedung ini selesai. Jadi kita dukung penuh kebijakan Bupati Manokwari untuk membangun Gedung Mambruk,” tukas Trisep. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *