MANOKWARI, SURYA ARFAK – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, membuka pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan di kampung Bremi, distrik Manokwari Utara, Rabu (27/8/2025).
Melalui pelatihan tersebut masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan kreativitas dalam mengolah ikan sebagai sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.
Menurut Dominggus, Papua Barat memiliki potensi pangan lokal melimpah seperti umbi-umbian sebagai pengganti karbohidrat dengan kandungan gizi yang relatif lebih tinggi daripada beras.
Selain itu, ikan juga berlimpah sebagai sumber protein hewani yang berkualitas tinggi.
Namun demikian, saat ini konsumsi beras masih tinggi dan masih rendahnya konsumsi pangan lokal dan pangan hewani.
Karena itu, melalui pelatihan tersebut Dominggus mengharapkan masyarakat dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah aneka pangan berbahan dasar ikan, menambah wawasan dan keterampilan, menyukseskan program penganekaragaman konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA).
“Mari kita bersama mengonsumsi pangan B2SA berbasis pangan lokal dengan mengubah pola makan menuju gizi seimbang,” ajak Dominggus.
Ketua panitia kegiatan, Eklesia CK Hutagalung, menyampaikan bahwa pelatihan itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.
Selian itu, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya ibu-ibu dalam mengolah ikan menjadi produk yang beragam, bergizi, dan aman dikonsumsi. (SA01)








