MANOKWARI, SURYA ARFAK – Setelah melakukan clearing area segmen II pengembangan bandara Rendani, Pemkab Manokwari mempersiapkan langkah untuk melanjutkan ke segmen III.
Untuk segmen III ini, ada 102 rumah warga yang terkena dampak dan sudah dilakukan penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, mengatakan bahwa untuk persiapan lahan segmen III, saat ini sudah sampai pada kesimpulan akhir perhitungan nilai santunan kepada warga terdampak.
“Kemarin kami berkoordinasi dengan KJPP bahwa hasilnya kemungkinan besar dalam minggu ini atau paling lambat minggu depan sudah keluar,” ungkap Ferdy, Selasa (29/7/2025).
Menurut Ferdy, besaran santunan kepada warga terdampak sesuai hasil penilaian KJPP akan dilaporkan kepada Bupati Manokwari, Hermus Indou.
“Jadi sudah ada hasil penilaian dari KJPP, kurang lebih 90 persen sudah siap. Dipastikan dalam minggu ini tuntas dan minggu depan hasilnya sudah kami peroleh dan kami laporkan kepada pimpinan daerah,” katanya.
Ferdy mengatakan, pada segmen III ini warga terdampak yakni di bagian selatan sisi laut bandara. Di segmen III ini ada 102 rumah warga yang terdampak.
“Untuk clearing area segmen III akan dilaksanakan setelah pembayaran ganti untung oleh Pemkab Manokwari kepada warga terdampak,” imbuhnya.
Pengembangan bandara Rendani, lanjut Ferdy, merupakan program strategis Pemkab Manokwari di bawah kepemimpinan Bupati Hermus Indou, yang berkomitmen untuk memajukan Manokwari sebagai ibukota provinsi Papua Barat.
“Bapak Bupati Hermus Indou menekankan pentingnya infrastruktur yang memadai dan representatif, khususnya sektor transportasi udara, mengingat bandara Rendani sebagai gerbang utama kabupaten Manokwari dan sebagai barometer kemajuan pembangunan di daerah,” ungkapnya.
Sesuai arahan Bupati Hermus Indou, tambah Ferdy, Pemkab Manokwari menargetkan penyelesaian perluasan untuk segmen III dirampungkan dalam tahun ini. (SA01)








